June
10
2021
     16:54

Dukung Kesinambungan dan Geliat UMKM Kuliner di Jatim dan Bali

Dukung Kesinambungan dan Geliat UMKM Kuliner di Jatim dan Bali

Kamis , 10 Juni 2021 - Gojek, super app terbesar di Asia Tenggara terus berkomitmen untuk mendukung upaya Pemerintah dalam menggerakan geliat perekonomian, khususnya di sektor UMKM kuliner dengan berkolaborasi dan bergotong royong dengan para pihak.

Bersama dengan BEDO - Business Support Organization (BSO) nirlaba yang mendukung UKM di Indonesia yang menjadi mitra dari Sampoerna untuk Indonesia, menjalin sinergi untuk memberikan promo diskon ongkos kirim (ongkir) sebesar Rp. 15.000,- bagi ratusan gerai kuliner UMKM terpilih di Surabaya, Malang dan Denpasar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Denpasar.

Mitra UMKM yang dapat ikut berpartisipasi dalam program ini di antaranya adalah para merchant kuliner di ekosistem GoFood yang memiliki omset penjualan GoFood di bawah Rp. 30 juta per bulan, berlokasi di Surabaya, Malang dan Denpasar, telah mendaftarkan diri di tautan registrasi yang disediakan serta mengikuti pelatihan dan berkomitmen mengikuti program hingga selesai.

Beberapa manfaat yang akan diperoleh oleh mitra UMKM yang mengikuti program ini diantaranya mendapatkan dukungan subsidi ongkos kirim layanan GoFood pada periode program selama dua minggu, menjadi bagian dari komunitas UMKM BEDO dan Sampoerna untuk Indonesia yang nantinya  dapat berkesempatan menjadi prioritas untuk mengikuti program-program Sampoerna untuk Indonesia kedepannya.

Rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran program seperti Temu Merchant Virtual pada Rabu (2/6) lalu yang dihadiri oleh Emil Dardak - Wakil Gubernur Jatim, Boy Arno - Head Public Policy & Government Relation Gojek area Jatim & Bali Nusra, Arga - Manager Regional Engagement & Sustainability PT HM Sampoerna, Rosada Talib dan Jeff Kristianto dari BEDO, pelatihan merchant (11 & 21/6) dan GoFood Banner akan muncul di aplikasi Gojek selama periode program (7-20/6).

Boy Arno - Head Public Policy & Government Relation Gojek area Jatim & Bali Nusra mengatakan, ”Kami menyambut gembira sinergi yang dilakukan  oleh Gojek dan Sampoerna untuk Indonesia melalui BEDO ini.

Hal ini merupakan wujud nyata terhadap dukungan kepada UMKM khususnya yang bergiat dalam usaha kuliner sekaligus mendukung upaya Pemerintah khususnya Pemprov Jatim untuk terus menggeliatkan sektor ekonomi.

Dengan program Promo Ongkos Kirim (Ongkir) Rp 15,000 ini, masyarakat dapat menikmati makanan dan minuman dengan harga yang lebih terjangkau dan meningkatkan permintaan untuk produk UMKM kuliner lokal. Begitu pula dengan mitra merchant dan mitra driver kami turut mendapatkan dampak positif dari program ini”.

Sementara itu, Rosada Talib dari BEDO menjelaskan, “Program ini sejalan dengan misi organisasi kami dalam membantu mengembangkan usaha para pelaku UMKM binaan. Kami berharap program ini dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi mereka, serta masyarakat luas.”

Emil Dardak - Wakil Gubernur Jatim dalam Temu Merchant Virtual yang lalu  menegaskan, ”Senang sekali saya bisa mengikuti acara Merchant Virtual Gathering ini, apalagi saya dengar ada satu program yang memberikan insentif kepada UKM-UKM terpilih, ratusan malah di Surabaya, Malang dan Denpasar”.

“Senang bisa menjadi bagian dari inisiatif yang baik ini dari Gojek, BEDO dan Sampoerna untuk Indonesia ini. Sebagaimana kita ketahui, di Jatim industri makanan & minuman ini menyumbang kontribusi terbesar di sektor ini yang tentunya sangat berhubungan dengan UMKM di hilirnya. Meski terdampak, terbukti mengalami proses transformasi yang luar biasa selama pandemik Covid-19 ini”, jelasnya.

Lebih lanjut Emil menambahkan, “Di Jatim sendiri 50% dari 40,67 juta (sensus penduduk 2020) penduduknya merupakan generasi millennial dan Gen-Z yang melek digital dan tidak terlepas dari digital lifestyle. Oleh karena itu, bagaimana sosmed, e-commerce, marketplace termasuk Gojek ini yang menjadi super apps/platform bisa mendorong promosi karena saya dengar ada GoFood banner dimana Gojek bukan hanya mempromosikan produknya, tapi juga mempromosikan tawaran-tawaran merchant yang ada disana”.

“Disamping itu kita harus bisa memotret selera pasar, dimana hari ini kita terus berinovasi baik dari sisi produk & promonya. Di sisi lain kita juga mempelajari apa yang dilakukan oleh kompetitor kita & berinovasi lah kita disana sehingga target penjualannya jadi lebih jelas’, tegasnya.  

“Oleh karena itu, di momen kerjasama ini kita bisa lebih dan lebih lagi untuk memperhatikan masalah hygiene dengan terus adaptif, inovatif dan kolaboratif agar UMKM dapat terus bertahan sebagaimana yang dilakukan oleh Gojek, BEDO dan Sampoerna untuk Indonesia hari ini.

Tentang Gojek Group

Gojek adalah platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara dan pelopor model ekosistem multi-layanan yang menyediakan akses ke berbagai layanan termasuk transportasi, pengiriman makanan, logistik, dan lainnya. Gojek didirikan dengan prinsip memanfaatkan teknologi untuk menghilangkan gesekan kehidupan sehari-hari dengan menghubungkan konsumen ke penyedia barang dan jasa terbaik di pasar.

Sejak berdiri pada 2010, Gojek mengawali perjalanannya dengan layanan kurir pengantaran barang dan transportasi roda dua. Aplikasi Gojek pertama kali diluncurkan pada Januari 2015 di Indonesia, dan kini telah berkembang menjadi on-demand network terdepan di Asia Tenggara, menawarkan berbagai layanan mulai dari transportasi, pesan-antar makanan, logistik, dan berbagai layanan on-demand lainnya.

Gojek kini beroperasi di kota-kota utama di empat negara di Asia Tenggara. Sampai dengan bulan Maret 2021, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh lebih dari 190 juta kali oleh pengguna Gojek di Asia Tenggara.

Gojek berkomitmen untuk selalu menghadirkan solusi guna memecahkan masalah yang masyarakat hadapi sehari-hari, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup jutaan masyarakat pengguna aplikasi Gojek di Asia Tenggara, khususnya di sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Aplikasi Gojek tersedia untuk diunduh melalui iOS dan Android.

Tentang Business & Export Development Organization (BEDO)
BEDO merupakan Yayasan non-profit yang berdiri sejak tahun 2005 dan berkantor di Denpasar, Bali. BEDO berkomitmen untuk membantu UMKM Indonesia dengan memberikan pelatihan dan pendampingan.

 

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved