September
29
2021
     18:07

Stay The Course: Lima Fakta Penting Terkait Penanaman Modal pada Triwulan ke-4 2021

Stay The Course: Lima Fakta Penting Terkait Penanaman Modal pada Triwulan ke-4 2021

Jakarta, 29 September 2021 - Dengan memuncaknya momentum pertumbuhan ekonomi global dan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan pelonggaran kuantitatif melalui pengurangan pembelian aset kemungkinan besar akan terjadi, kami memperkirakan fase moderasi akan terjadi dengan perbedaan lebih besar antara kinerja pasar negara berkembang (emerging market, EM) dan pasar negara maju (developed market, DM), serta kebutuhan untuk menyesuaikan strategi portofolio.

Dalam kondisi ini, kami percaya bahwa triwulan ke-4 2021 akan dibentuk oleh tema berikut:

1.Moderasi dalam momentum pertumbuhan dan pengembalian keuntungan pasar ekuitas: Kami memperkirakan momentum pertumbuhan makro memasuki fase moderasi dalam beberapa bulan mendatang setelah ekspansi kuat terlihat sejak April 2020. Kondisi yang ikut menyebabkan moderasi terjadi termasuk (a) Memudarnya dampak dari pelonggaran fiskal AS dan (b) kasus Covid kembali merebak.

Pasar ekuitas tidak serta merta mengalami koreksi tajam ketika momentum makro memuncak mengingat aktivitas ekonomi masih dalam mode ekspansi (meskipun dengan kecepatan lebih lambat). Namun, keuntungan pasar ekuitas kemungkinan akan lesu dalam beberapa bulan mendatang karena investor mencari katalis baru.

2.Perbedaan antara DM dan EM: Kami percaya perbedaan antara DM dan EM akan bertahan pada triwulan mendatang. Dalam CIO Insights 3Q21, kami menyoroti bahwa ekuitas EM secara historis berkinerja buruk selama siklus pengetatan moneter Bank Sentral AS, dan keputusan kami membuahkan hasil. Kali ini tidak akan berbeda karena:

i)    Ketergantungan EM terhadap pendanaan utang dolar eksternal

ii)   Mempersempit perbedaan imbal hasil antara EM dan DM

iii)  Perbedaan situasi Covid antara EM dan DM

3.Saham teknologi akan kembali memimpin: Dengan sentimen positif seputar penemuan vaksin yang semakin dihargai, kami percaya bahwa saham Teknologi siap untuk kembali memimpin. Pencarian pertumbuhan dan prospek pendapatan lebih kuat di ruang teknologi pasca-pandemi adalah katalis utama untuk kinerja superior saham ini.

Kami memperkenalkan kerangka kerja I.D.E.A. (singkatan dari Innovators, Disruptors, Enablers, dan Adapters) untuk memilih pemenang yang dapat berhasil melalui disrupsi digital global. Kami merekomendasikan pemodal untuk mencari pemenang Teknologi yang menampilkan karakteristik berikut:

Beroperasi di segmen Pertumbuhan industri dan cukup inovatif untuk mendisrupsi dan mendapatkan pangsa pasar lebih besar.

Menampilkan rekam jejak historis kuat dalam melangkahi beberapa Kurva S keuangan melalui operasi selama bertahun-tahun.

4.Kami berubah menjadi netral terhadap HY ketimbang IG dari Overweight, dan tetap positif terhadap kredit Asia

Kami percaya bahwa awal pengurangan pembelian aset (taper) akan memaksa pasar kredit untuk mengalihkan fokus mereka dari likuiditas ke fundamental. Sementara kami awalnya lebih menyukai HY daripada IG dalam skenario reflasi, kami sekarang menjadi netral mengingat fundamental HY belum mengejar valuasi dalam pemulihan dan akan menunggu titik masuk lebih baik.

Namun, kami tetap positif terhadap kredit Asia karena kami percaya kelemahan di Asia lebih bersifat khusus ketimbang sistemik. Mempertimbangkan bahwa kelemahan di Asia didorong oleh reformasi utang tingkat makro, menarik untuk dicatat bahwa tekanan kredit tidak terlihat pada tingkat sistemik, tetapi lebih terkonsentrasi pada emiten tertentu yang memiliki manfaat tinggi – terutama di peringkat CCC.

Ini sebagian besar berkaitan dengan obligasi dari kompleks Evergrande Tiongkok, pengembang properti dengan manfaat tinggi, yang menghadapi kebutuhan untuk melepaskan aset untuk menanggapi pelemahan yang dipandu pemerintah. Mengingat bahwa obligasi ini diperdagangkan dalam kisaran 20-30 sen dolar (mendekati perkiraan pasar terendah dari nilai pemulihan), kami percaya bahwa risiko penurunan lebih dari cukup untuk pasar kredit Asia secara keseluruhan. Secara khusus, pilihan kami tetap pada ceruk BBB/BB dalam bias untuk tetap berkualitas tinggi sementara pelemahan terus berlangsung.

5.Belanja Modal Teknologi Global – awal dari peningkatan tren berkelanjutan

Terbukti, pandemi tidak menggagalkan tren kenaikan belanja modal di antara pembuat peralatan semikonduktor terkemuka dunia. Sebaliknya, kami melihat lonjakan saat dunia merangsek ke digitalisasi, dan ini akan menopang permintaan tinggi untuk chip IC semikonduktor dan aliran pendapatan baru untuk ekosistem perangkat keras dan perangkat lunak hulu. Kami berharap tren kenaikan Belanja Modal Teknologi Global dan kinerja sektor terkait akan terus berlanjut. Penggerak utama terutama berasal dari:

Pengeluaran Pemerintah. Menyadari bahwa mereka kurang menanam modal di dunia yang cepat berubah menjadi ekonomi digital, pemerintah dan perusahaan meningkatkan pengeluaran belanja modal untuk pengembangan infrastruktur TI baru serta migrasi teknologi. Belanja modal dalam jumlah besar direncanakan untuk teknologi dalam negeri karena mereka bercita-cita untuk lebih mandiri.

Sektor Perawatan Kesehatan adalah pembelanja besar lain. Katalis untuk teknologi upstream berkembang ke sektor lain, termasuk bioteknologi, diagnostik dan peralatan kesehatan, dan ilmu sains (life sciences). Pengeluaran R&D di antara perusahaan perawatan kesehatan terkemuka dunia, berdasarkan atas ukuran sampel dari 24 perusahaan perawatan kesehatan terkemuka di AS, UW, dan Jepang, terus meningkat.

Otomatisasi industri - di mana perangkat keras bertemu dengan perangkat lunak. Pandemi mempercepat tren menuju otomatisasi industri, karena semakin banyak perusahaan ingin menggunakan robot otonom untuk menangani operasi sehari-hari mereka di gudang dan fasilitas logistik mereka.

AI - gelombang kemajuan teknologi berikut. Meningkatnya kebutuhan dan penerapan AI di berbagai bisnis vertikal, seperti, otomatisasi, pembelajaran mesin, perawatan kesehatan, manufaktur cerdas, kendaraan otonom, dan keamanan informasi, semakin menambah permintaan chip yang mendukung AI. Pada tingkat saat ini, AI akan hadir di perangkat dan program tak terhitung jumlahnya. Ini juga akan mencakup penggunaan baru di antara lembaga pemerintah dan entitas publik untuk keselamatan publik, manajemen lalu lintas, pelacakan, dan digitalisasi basis data.

Operator Telekomunikasi - pengeluaran untuk 5G baru saja dimulai. Setelah bertahun-tahun berhemat pada penanaman modal dan pengeluaran kapasitas, operator telekomunikasi sekarang meningkatkan belanja modal mereka untuk peluncuran 5G. Belanja modal akan dihabiskan untuk peralatan jaringan 5G, chip komunikasi baru, prosesor pita dasar, perangkat frekuensi radio nirkabel, stasiun transmisi basis yang mendukung 5G, komputasi kinerja tinggi, dan transmisi data.

Sektor Otomotif Mengejar Perluasan Kapasitas. Penjualan unit kendaraan global meningkat tajam, didukung oleh permintaan terpendam sangat kuat. Khususnya, angka penjualan unit kendaraan triwulanan berada pada tingkat sama seperti sebelum pandemi menjadi 20 juta. Secara keseluruhan, produsen mobil tidak memiliki cukup stok setelah mengurangi persediaan. Pada saat sama, perencanaan pengadaan diperketat sejalan dengan proses rantai pasokan tepat waktu. Mereka juga melewatkan pengadaan chip dan chipset semikonduktor yang banyak diminati yang merupakan bagian integral sebuah mobil. Mengingat latar belakang ini, dan bersama dengan tren struktural menuju elektrifikasi kendaraan, kami memperkirakan belanja modal di antara pembuat mobil terkemuka di AS, Uni Eropa, Jepang, dan Tiongkok akan melonjak lebih dari 50% secara berurutan pada 2021 dan tetap meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Pemenang penanaman modal dari peningkatan tren berkelanjutan dalam belanja modal teknologi ini adalah:

Semikonduktor, desain IC, dan produsen perangkat terintegrasi

Kecerdasan Buatan dan pembelajaran mesin

Biotek dan peralatan medis

Pemimpin analisis data dan keamanan siber

Otomatisasi industri dan robotika

Kendaraan listrik dan otonom

Komunikasi 5G

Tentang DBS

DBS adalah grup jasa keuangan terkemuka di Asia, dengan kehadiran di 18 pasar, berkantor pusat dan terdaftar di Singapura. DBS berada dalam tiga sumbu pertumbuhan utama Asia: Cina, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Peringkat kredit "AA-" dan "Aa1" DBS termasuk yang tertinggi di dunia.

DBS dikenal dengan kepemimpinan globalnya, dinobatkan sebagai “World's Best Bank” oleh Euromoney, “Global Bank of the Year” oleh The Banker dan “Best Bank in the World” oleh Global Finance. DBS berada di garis terdepan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membentuk masa depan perbankan, yang terpilih sebagai “World’s Best Digital Bank” oleh Euromoney dan “Most Innovative in Digital Banking” di dunia oleh The Banker. Selain itu, DBS mendapatkan penghargaan  “Safest Bank in Asia”  dari Global Finance selama 12 tahun berturut-turut sejak 2009 hingga 2020.

DBS menyediakan berbagai layanan lengkap untuk Nasabah, SME, dan juga perbankan perusahaan. Sebagai bank yang lahir dan dibesarkan di Asia, DBS memahami seluk-beluk berbisnis di pasar paling dinamis di kawasan itu. DBS berkomitmen membangun hubungan langgeng dengan nasabah dan berdampak positif terhadap masyarakat melalui dukungan wirausaha sosial dengan cara bank Asia. DBS juga mendirikan yayasan dengan dana senilai SGD50 juta untuk memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di Singapura dan di seluruh Asia.

Dengan jaringan operasional ekstensif di Asia dan menitikberatkan pada keterlibatan dan pemberdayaan stafnya, DBS menyajikan peluang karir menarik.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved