May
03
2021
     17:22

Indika Energy Cetak Laba Inti USD 12,5 Juta di Kuartal I 2021

Indika Energy Cetak Laba Inti USD 12,5 Juta di Kuartal I 2021

JAKARTA, 3 Mei 2021 – Perusahaan energi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, PT Indika Energy Tbk. (Perseroan), menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta. Upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional yang intensif, serta perbaikan harga batubara menjadi landasan peningkatan kinerja Perseroan pada kuartal I tahun 2021.

Hal ini juga didukung upaya penguatan diversifikasi usaha pada sektor non-batubara dan fokus pada keberlanjutan untuk mewujudkan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Perseroan menuju netral emisi karbon pada tahun 2050.

RUPST memutuskan menerima laporan tahunan 2020, mengesahkan laporan keuangan tahun 2020, memberikan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Komisaris atas segala tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilaksanakan dalam tahun 2020, menyetujui pembagian dividen yang tidak dilakukan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020, serta menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang tidak mengalami perubahan.

“Selama tahun 2020, kesehatan dan keselamatan karyawan serta kesinambungan operasional menjadi fokus utama Indika Energy. Selaras dengan strategi diversifikasi usaha yang dilakukan dan penguatan kinerja ESG, kami menargetkan 50% pendapatan dari sektor non-batubara pada tahun 2025 dan berkomitmen untuk menuju netral emisi karbon pada tahun 2050,” tutur Arsjad Rasjid, Direktur Utama Indika Energy.

Capaian Kuartal I 2021

Dalam Paparan Publiknya, Perseroan menjelaskan bahwa membaiknya harga batubara di sepanjang kuartal I tahun 2021 (Q1 2021) telah meningkatkan harga jual batubara rata-rata Kideco sebesar 5,1% dari US$ 43,0 menjadi US$ 45,2 per ton pada Q1 2021. Kideco juga mencatat peningkatan volume penjualan batubara sebesar 4,9% dari 8,8 juta ton menjadi 9,2 juta ton pada Q1 2021, dimana sebanyak 66% dipasok kepada pasar ekspor dan 34% dialokasikan untuk pasar domestik.

Namun, tekanan akibat pandemi COVID-19 yang masih berkelanjutan mengakibatkan beberapa anak perusahaan mencatat penurunan Pendapatan sehingga Pendapatan Perseroan turun 9,2% menjadi US$ 582,2 juta pada Q1 2021.

Akan tetapi berkat upaya penurunan biaya di semua lini dan peningkatan kinerja Kideco yang signifikan, Perseroan berhasil mencatat Laba Kotor Perseroan sebesar US$ 120,9 juta, dengan marjin Laba Kotor yang meningkat dari 16,4% menjadi 20,8%. Sementara itu Laba Usaha naik sebesar 23,5% dari US$ 68,7 juta menjadi US$ 84,9 juta, sementara marjin Laba Usaha juga meningkat dari 10,7% menjadi 14,8% di Q1 2021.

Sebagai hasilnya, Perseroan membukukan Rugi yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar US$ 9,4 juta, dibandingkan rugi bersih sebesar US$ 21,0 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Akan tetapi, Perseroan berhasil mencatat Laba Inti1 sebesar US$ 12,5 juta pada Q1 2021 dibandingkan Laba Inti sebesar US$ 0,8 juta pada Q1 2020.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved