December
14
2020
     09:51

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan UKM untuk Menembus Pasar Global

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan UKM untuk Menembus Pasar Global
Publisher

Jakarta, 14 Desember 2020 – Persaingan untuk merebut hati konsumen dan menguasai pasar bagi para pelaku usaha saat ini semakin sulit, terlebih di masa pandemi ini. Pelaku bisnis harus memiliki terobosan dan keberanian untuk melakukan sesuatu yang dapat meningkatkan bisnis mereka, salah satunya kegiatan ekspor. Kegiatan ekspor merupakan langkah awal untuk menembus pasar global. Namun, saat ini masih banyak pelaku usaha yang bingung bagaimana cara untuk memulainya.

Bagi pengusaha di Indonesia, sebetulnya sudah tersedia sejumlah platform berbasis online yang dapat mendukung rencana go online dan go global ini, salah satunya, Alibaba.com, platform e-commerce B2B global terkemuka yang bertujuan untuk memudahkan berbisnis di mana saja. Platform ini diluncurkan pada tahun 1999 dan merupakan lini bisnis pertama milik Alibaba Group.

Pada acara UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur 2020 yang digelar pada Rabu (09/12), Victoria Chen, Director of Global Golden Supplier - Central Operations, Alibaba.com, memberikan pemaparan terkait Perdagangan B2B di Era Digital.

Sebagai salah satu marketplace B2B internasional terbesar di dunia, Victoria menyoroti tanggung jawab Alibaba.com dalam mempertahankan sumber dan layanan perdagangan berkualitas tinggi bagi seluruh supplier dan pembeli global bahkan dibawah tekanan kondisi pandemi.

“Hal inilah yang merupakan salah satu pendorong utama kami dalam meluncurkan Project Sprout Up. Sebagai bagian dari inisiatif Spring Thunder Alibaba Group untuk membantu para UKM bertahan dan berkembang melalui digitalisasi sebagai bentuk bangkit dari pandemi, serta menolong pelaku bisnis di seluruh dunia untuk merambah dunia online dan berjualan antarnegara.”

Dalam pemaparannya, Victoria menjelaskan bagaimana melalui Project Sprout Up, Alibaba.com mendukung para IKM dan UKM di Indonesia untuk berjualan secara global, melalui tiga area utama, yaitu mempercepat proses onboarding ke platform Alibaba.com, memberikan akses ke solusi yang telah dirancang untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, serta menyediakan layanan yang disesuaikan guna memperdalam kemampuan perdagangan online bagi IKM dan UKM di Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan mitra lokal kami, kami mendukung para pelaku bisnis mulai dari tahap awal sebagai anggota supplier di Alibaba.com, hingga meningkatkan bisnis dengan menyediakan Smart Marketing Solution yang tersedia untuk anggota supplier kami di Indonesia, bahkan kami dapat menyesuaikan roadmap untuk membantu pelanggan Alibaba.com dalam menuntun mereka menuju kesuksesan online dalam lanskap ekonomi pasca pandemi,” tambahnya.

Alibaba.com berfokus kepada tiga hal yakni pembeli, supplier, dan layanan baru sebagai strategi utama solusi digital perdagangan internasional yang dapat menjadi acuan bagi para pelaku bisnis di Indonesia.

“Guna mencapai harapan untuk melihat pertumbuhan buyers baru yang lebih cepat, kami berupaya untuk mengembangkan konten multimedia seperti livestreaming dan video yang dibuat oleh supplier sebagai salah satu metode yang efisien,” jelas Victoria Chen, Director of Global Golden Supplier - Central Operations, Alibaba.com, “Kami juga semakin memperluas jaringan supplier kami untuk mendapatkan cakupan produk yang sesuai target. Selain itu, kami juga melakukan upaya untuk membantu para supplier kami dalam meningkatkan kemampuan digital mereka,” lanjut Victoria.

Dalam hal perdagangan global, menurut Victoria, Indonesia merupakan salah satu pasar yang berkembang di Asia, sekitar lebih dari 35.000 produk dari pelaku bisnis di Indonesia sudah terdaftar di Alibaba.com, termasuk diantaranya berasal dari industri Food & Beverage, Furniture, Produk Kecantikan, dan Perawatan Diri.

Pada kesempatan yang sama, Waizly Darwin, Head of Public Policy Lazada Indonesia, juga menjelaskan bahwa setidaknya ada 5 hal yang harus diperhatikan ketika UKM ingin terjun ke pasar global. “Lazada adalah tonggak Alibaba di Asia Tenggara dan kami memiliki visi untuk mempercepat pertumbuhan di Asia Tenggara melalui commerce dan teknologi, dengan memberdayakan UMKM.

Terdapat 5 hal yang harus diperhatikan oleh UMKM untuk memasuki pasar global, saya masukkan ke 5M, yaitu Mindset, Market Knowledge, Marketing, Management, dan Money. Ini yang harus dipersiapkan betul-betul oleh pelaku UMKM," ujarnya dalam acara BRILianpreneur 2020 yang digelar secara virtual pada Rabu (09/12).

“Dalam tiga tahun ke depan, Alibaba.com berharap dapat membangun jaringan yang dapat membantu lebih dari 10 juta UKM di seluruh dunia untuk menjalani setiap proses melakukan B2B, mulai dari pencarian sumber, komunikasi, dan perdagangan online, yang dapat membantu mereka menjadi perusahaan multinasional dan berprestasi. Alibaba.com bertujuan untuk mencapai lebih dari USD100 miliar GMV.” tutup Victoria.

Tentang Alibaba Group

Misi Alibaba Group adalah untuk memudahkan melakukan bisnis di mana saja. Perusahaan ini bertujuan untuk membangun infrastruktur perdagangan masa depan. Alibaba memiliki visi pelanggannya akan bertemu, bekerja dan tinggal di Alibaba, dan akan menjadi perusahaan yang berkarya hingga 102 tahun.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved