February
23
2021
     13:52

CIMB Niaga Siapkan Pembiayaan untuk Dukung UKM Bangkit

CIMB Niaga Siapkan Pembiayaan untuk Dukung UKM Bangkit

JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) siap mendukung para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia untuk bangkit dan mengembangkan bisnisnya. Hal ini dilakukan dengan terus memperkuat fungsi intermediasi melalui produk dan layanan pembiayaan yang sesuai kebutuhan nasabah, terutama ke sektor-sektor yang masih prospektif.

Saat ini, bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia ini menyediakan tiga produk pembiayaan yaitu Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Investasi, dan Pembiayaan Supply Chain.

Head of Small Medium Enterprise CIMB Niaga Tony Tardjo mengatakan, sejalan dengan strategi Bank untuk fokus pada keahlian utama, CIMB Niaga akan terus mengembangkan potensi bisnis dari sektor UKM. “Sebagai bank yang telah lama berkiprah dalam segmen ini, kami memahami kondisi para pengusaha UKM saat ini.

Karena itu, kami terus mendampingi nasabah terdampak pandemi melalui program relaksasi dan restrukturisasi kredit, disamping tetap mengoptimalkan penyaluran kredit untuk mendukung nasabah bangkit,” kata Tony di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Tony menjelaskan, bagi para pengusaha UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya bersama CIMB Niaga, dapat memilih beragam produk pembiayaan, baik konvensional maupun Syariah, sesuai kebutuhan dengan limit hingga Rp15 miliar. Mulai dari Pembiayaan Modal Kerja yang dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional bisnis secara fleksibel dengan jangka waktu satu tahun.

Selain itu, nasabah juga dapat memanfaatkan fasilitas Pembiayaan Investasi untuk memenuhi kebutuhan investasi seperti membiayai barang-barang modal dan barang pendukung produksi/usaha, ekspansi bisnis, maupun proyek baru. Pembiayaan Investasi dapat digunakan dengan jangka waktu hingga 10 tahun.

Tak hanya itu, terdapat pula Pembiayaan Supply Chain untuk kebutuhan bisnis sebagai salah satu solusi finansial yang efektif dalam membantu pemasok atau supplier untuk menjaga keseimbangan dan kelancaran arus kas dengan jangka waktu pembiayaan yang lebih fleksibel.

“Dengan dukungan produk pembiayaan yang lengkap, disertai program-program yang menarik seperti bundling dengan produk CIMB Niaga lainnya, kolaborasi antar unit bisnis CIMB Niaga melalui program referral dan cross selling, nasabah dapat mengoptimalkan pengembangan bisnisnya bersama CIMB Niaga. Terlebih proses pengajuan kredit di CIMB Niaga kini juga semakin mudah dan cepat,” kata Tony.

Tony menjelaskan, di tengah pandemi CIMB Niaga juga memaksimalkan platform digital untuk mempercepat proses dan melayani nasabah agar dapat bertransaksi secara sehat dan aman tanpa harus datang ke kantor cabang. Dengan aplikasi mobile yang digunakan para Relationship Manager (RM), pengajuan pinjaman dari nasabah dapat diproses lebih cepat.

Untuk memberikan nilai tambah kepada para nasabah dan debitur, CIMB Niaga juga menyediakan layanan internet banking BizChannel@CIMB, mobile banking BizChannel@CIMB Mobile. Melalui layanan tersebut, nasabah bisa mengelola beragam transaksi bisnis mulai dari cash management, trade finance, hingga foreign exchange dengan sehat dan aman, kapan saja dan di mana saja.

Disamping produk-produk pembiayaan, nasabah UKM juga dapat memanfaatkan beragam produk simpanan CIMB Niaga untuk mendukung pengelolaan bisnisnya. Produk tersebut yaitu Tabungan Usaha-Bisnis, Rekening Giro, dan Deposito Berjangka Bisnis.

”Dengan kelengkapan layanan dan dukungan infrastruktur yang kuat diharapkan dapat semakin menciptakan produk dan layanan yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan nasabah segmen UKM. Kami percaya dengan dukungan perbankan, para pelaku usaha UKM di Indonesia dapat segera bangkit,” tutup Tony.

Tentang CIMB Niaga

CIMB Niaga didirikan dengan nama Bank Niaga pada tahun 1955. Sekitar 92,5% saham CIMB Niaga (termasuk yang dimiliki oleh PT Commerce Kapital sebesar 1,02%) dimiliki oleh CIMB Group. CIMB Niaga menawarkan produk dan layanan perbankan lengkap, baik konvensional maupun Syariah, melalui 451 jaringan kantor per 31 Desember 2020, yang terdiri dari jumlah kantor cabang sebanyak 380, 38 Digital Lounge dan Mobile Branch sebanyak 33 unit. CIMB Niaga memiliki 12.899 karyawan (konsolidasi) per 31 Desember 2020.

CIMB Group merupakan perusahaan penyedia jasa keuangan terbesar kedua di Malaysia sekaligus salah satu kelompok usaha perbankan universal terkemuka di ASEAN. Produk dan jasa yang ditawarkannya mencakup produk dan jasa perbankan konsumer, perbankan investasi, perbankan Syariah, pengelolaan aset dan asuransi.

CIMB Group berkantor pusat di Kuala Lumpur, dan beroperasi di seluruh negara anggota ASEAN (Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, Kamboja, Brunei, Vietnam, Myanmar, Laos, dan Filipina). Selain di kawasan ASEAN, CIMB Group mendirikan pula kantor di China, Hong Kong, India, Sri Lanka, Amerika Serikat, Inggris, dan Korea. Saham CIMB Group tercatat di Bursa Malaysia melalui CIMB Group Holdings Berhad. Per 31 Desember 2020, kelompok usaha ini memiliki nilai kapitalisasi pasar yang mencapai USD10,8 miliar.

 

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved