May
04
2021
     19:54

CASHLEZ: Mencapai Pertumbuhan Kinerja yang Kuat

CASHLEZ: Mencapai Pertumbuhan Kinerja yang Kuat

Jakarta, 04 Mei 2021 – PT Cashlez Worldwide Indonesia, Tbk, salah satu perusahaan solusi pembayaran terkemuka di Indonesia, merilis laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun 2020. Perseroan berhasil mencapai pertumbuhan pendapatan yang cukup besar dengan total penjualan sebesar Rp84,32 miliar, mewakili peningkatan 407,73% secara tahunan.

Peningkatan ini telah menghasilkan pertumbuhan di bagian laba Perseroan dari rugi bersih Rp10,85miliar pada tahun 2019 menjadi rugi bersih sebesar Rp7,13 miliar pada tahun 2020.

Key Highlights:

• Perusahaan membukukan pendapatan bersih Rp 84,32 miliar, mencatat pertumbuhan 407,73% secara YoY

• Laba Kotor pada tahun 2020 mencapai Rp32,01miliar, jauh lebih tinggi dari Rp11,42 miliar yang tercatat di tahun 2019.

• Total aset per 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp199,87 miliar, lebih tinggi dari posisi 31 Desember 2019 sebesar Rp53,49 miliar. Sedangkan kewajiban Perusahaan untuk tahun 2020 adalah Rp87,01milyar dibandingkan Rp22,95 miliar pada tahun 2019.

• Rasio lancar pada tahun 2020 mencapai 1,55x, sedikit lebih rendah dari level 1,93x di tahun 2019.

Ringkasan Laporan Laba Rugi Konsolidasi

dalam Rp Miliar FY20 FY19 Variasi (%)
Penjualan & Pendapatan 84,32 16,61 407,73%
Laba Bruto 32,01 11,42 180,32%
Marjin Kotor (%) 37,96% 68,76%
Laba (Rugi) Usaha -9,16 -14,32 35,99%
Marjin Usaha (%) -10,87% -86,20%
Laba (Rugi) Periode Berjalan -7,13 -10,85 34,30%
Marjin Bersih (%) -8,46% -65,35%
FY20 RESULT

Melanjutkan momentum pertumbuhan diiringi dengan pertumbuhan pendapatan yang solid

Pada tahun 2020, pandemi telah mendorong dunia untuk mempercepat transformasi perekonomian digital, tidak terkecuali di Indonesia sehingga masyarakat mulai mengadopsi protokol “new normal” terutama dalam melakukan aktivitas bisnis. Hal ini menyebabkan adanya perubahan pola perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran ke arah cashless payment.

Akselerasi ekonomi digital telah membuka peluang bagi solusi pembayaran yang inovatif untuk beradaptasi ke perilaku baru. Berdasarkan data dari Bank Indonesia, nilai transaksi uang elektronik pada tahun 2020 mencapai Rp204,91 triliun, meningkat 41,15% apabila dibandingkan tahun 2019.

Dengan adanya perubahan perilaku masyarakat ke arah digital, menjadi faktor utama yang mendorong bisnis Perusahaan. Sehingga, sepanjang tahun 2020, Perseroan berhasil mencapai pertumbuhan yang pesat dengan mencatatkan peningkatan pendapatan bersih menjadi Rp84,32 miliar dibandingkan dengan Rp16,61 miliar yang tercatat pada tahun 2019.

Pencapaian ini ditopang oleh pertumbuhan nilai transaksi bruto yang meningkat menjadi Rp5,95 triliun pada tahun 2020 atau meningkat sebesar 56,16% dibandingkan angka tahun 2019. Sampai dengan akhir Desember 2020, total merchant yang bergabung dengan Cashlez mencapai 9.176 merchant termasuk didalamnya beberapa brand ternama seperti KalCare, Brawijaya Hospital, BFI Finance, Shafira, Zoya, dan Fish & Cheap.

Data Operasional Perusahaan

Unit 2020 2019 Varians
Nilai Transaksi Bruto Rp Juta 5,951,332 3,811,112 56.16%
Jumlah Merchant 9,176 6,115 50.06%

Dengan adanya kenaikan pendapatan yang signifikan memicu pertumbuhan Laba Bruto hampir 3x lipat menjadi Rp32,01 miliar selama 2020 dibandingkan Rp11,42 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Prestasi yang luar biasa ini berdampak positif pada marjin usaha yang menguat sebesar 77,7ppts menjadi negatif 10,87% pada tahun 2020 dari negatif 88,59% pada tahun 2019. Hal ini membantu perusahaan dalam mencapai penurunan rugi bersih menjadi sebesar Rp7,13 miliar pada tahun 2020.

Mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk menjaga pertumbuhan profitabilitas

Total Aset Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 mencapai Rp199,87 miliar, sedangkan total Liabilitas mencapai Rp87,01 miliar sedangkan Ekuitas Perusahaan berada pada level Rp112,86 miliar. Perusahaan akan terus berupaya untuk menjaga struktur permodalan yang optimal agar dapat menopang pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Untuk pengukuran profitabilitas, Cashlez berhasil meningkatkan marjin usaha dari negatif 88,59% pada tahun 2019 menjadi negatif 10,87% pada tahun 2020. Pada tahun 2020, Perusahaan berhasil mencapai marjin bersih yang lebih baik dibandingkan tahun 2019 sebesar negatif 8,46% (dibandingkan negatinf 65,35%). Kedepannya, Perusahaan akan terus mendorong Nilai Transaksi Bruto dan menjaga beban operasional agar dapat menghasilkan profitabilitas yang lebih optimal.

Sedangkan dari sisi leverage, rasio lancar Perusahaan berada pada level 1,55x pada tahun 2020, masih berada pada level yang cukup stabil dibandingkan dengan 1,93x pada tahun 2019. Rasio aset terhadap ekuitas berada di tingkat 1,77x pada tahun 2020, sedikit meningkat dari 1,75x pada tahun 2019. Perusahaan akan terus mengoptimalkan struktur permodalannya dengan tetap memperhatikan tingkat risiko yang wajar untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Bapak Suwandi selaku Presiden Direktur Perseroan menyatakan “Melihat perkembangan digitalisasi di Indonesia yang sangat pesat, Perusahaan melihat potensi yang sangat besar terhadap industri solusi pembayaran dan akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku usaha untuk dapat mengembangkan bisnis mereka pada era digital. Kami optimis bahwa di tahun 2021, Cashlez dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi dibandingkan tahun 2020 dengan target 5.000 merchant baru yang akan bergabung dengan Cashlez. Perusahaan akan menjalankan upaya strategis untuk dapat mencapai target kami di tahun 2021.”

Sebagai penutup, Bapak Suwandi menyatakan, “Tahun ini kami akan memperluas kerjasama dengan partner dari berbagai segementasi melalui penerapan Open API sehingga mempermudah integrasi. Dengan begitu, platform digitalisasi yang disediakan partner lebih lengkap dengan pembayaran non-tunai, dan tentunya bersama – sama dapat memperluas jangkauan pasar serta memaksimalkan pertumbuhan bisnis secara jangka panjang.”

Tentang PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk:

Berdiri sejak 2015, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (“Perseroan”) dengan merek Cashlez merupakan perusahaan teknologi finansial pembayaran yang memberikan solusi untuk merchant dan menawarkan nilai lebih agar pemilik usaha dapat mengatur dan menumbuhkan bisnisnya.

Cashlez menciptakan sistem mPOS (mobile point of sale) yang dilengkapi dengan penerimaan pembayaran menggunakan kartu, baik kartu kredit atau kartu debit berbasis aplikasi pada smartphone (Android dan iOS) yang dihubungkan dengan card reader melalui bluetooth.

Selain dapat menerima kartu, merchant dapat menerima metode pembayaran digital lainnya seperti pembayaran kode QR, Cashlez?Link untuk pembayaran e?commerce dan pembayaran Virtual Account. Cashlez mengembangkan fitur POS & back?office reporting kepada merchant, sebagai komitmen Cashlez untuk mempermudah merchant dalam mengatur dan meningkatkan bisnisnya. Dalam hal ini, sistem dapat memonitor semua transaksi penjualan merchant secara real time.

Untuk diketahui, Cashlez telah menerima penghargaan Rekor Dunia MURI sebagai “The First Payment Aggregator in Indonesia with Point?of?Sale Platform and Payment Options of Multi? Acquiring Bank in One App”. Pada tahun 2019, Cashlez juga membuka Service Center di kota? kota besar di Indonesia yaitu Bali, Bandung, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Medan dan Makassar. Saat ini Cashlez telah membantu lebih dari 9.000 pelaku usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada Mei 2019, Cashlez mendapatkan izin resmi sebagai Payment Gateway dari Bank Indonesia dan pada awal tahun 2020, Cashlez resmi menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) di Indonesia.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

Terpopuler


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved