March
02
2022
     18:42

Traveloka dan Monash University, Indonesia Menandatangani Nota Kesepahaman

Traveloka dan Monash University, Indonesia Menandatangani Nota Kesepahaman
ILUSTRASI. ki-ka Prof Andrew MacIntyre, President, Monash University, Ind; Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Direktur Kelembagaan, Ditjen Dikt Ambassador Penny Williams, DuBes Australia untuk Ind dan Ibu Ellen Tuwaidan, Chief People Officer, Traveloka.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Traveloka dan Monash University, Indonesia, hari ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemberdayaan sumber daya manusia dan inovasi dalam ekosistem teknologi. Kolaborasi strategis non-komersil ini akan dimulai dengan program knowledge sharing sebagai rangkaian dari aktivitas lainnya untuk melengkapi kapasitas para pengajar di Monash University, Indonesia.

Dilaksanakan di HOM Residence, kediaman resmi Duta Besar Australia untuk Indonesia, nota kesepahaman  ini ditandatangani oleh Ellen Tuwaidan, Chief People Officer, Traveloka, dengan  Professor Andrew MacIntyre, President, Monash University, Indonesia dan disaksikan oleh Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Ambassador Penny Williams, Duta Besar Australia untuk Indonesia.

Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng., Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, mengatakan, “Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Traveloka dan Monash University, Indonesia di bidang pendidikan ini diharapkan untuk dapat membawa kontribusi positif bagi talenta-talenta di tanah air. Kami melihat bahwa kolaborasi ini dapat mendorong terwujudnya sembilan juta talenta digital di Indonesia pada tahun 2035 yang merupakan salah satu misi pemerintah.”

Beberapa hal yang menjadi fokus Traveloka dan Monash University, Indonesia dalam kerja sama ini antara lain:

Mendukung misi pemerintah dalam mewujudkan sembilan juta talenta digital pada tahun 2035;

Berkontribusi untuk menciptakan talenta-talenta Indonesia yang unggul di sektor teknologi digital guna memenuhi kebutuhan industri

Melengkapi kualitas akademisi di Indonesia melalui studi kasus nyata di industri teknologi. Hal ini dilakukan dengan menjembatani kesenjangan antara ilmu akademis yang didapatkan dengan kebutuhan maupun ekspektasi dari para pelaku industri. Selain itu kemitraan ini juga memungkinkan para talenta untuk mendapatkan ilmu dan mengasah keahliannya, terutama di sektor teknologi yang terus berkembang.

Ellen Tuwaidan, Chief People Officer, Traveloka, mengatakan, “Sebagai perusahaan teknologi yang berasal dari Indonesia, telah menjadi komitmen kami untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan talenta-talenta di tanah air agar menjadi SDM yang berdaya saing global.

Untuk itu, kolaborasi strategis antara Traveloka dan Monash University, Indonesia ini kami harapkan dapat membangun kapasitas dan mengembangkan keahlian anak bangsa, khususnya di sektor teknologi. Semoga kerja sama ini dapat membuka peluang untuk berbagai kerja sama yang akan terjalin di masa depan sehingga kita dapat bersama-sama  memberikan manfaat bagi sektor digital dan teknologi di Indonesia.”

“Kami sangat senang melihat Monash University, Indonesia dapat berkolaborasi dengan Traveloka untuk menghadirkan rangkaian inisiatif guna melengkapi keterampilan dan keahlian talenta-talenta Indonesia, khususnya di bidang teknologi.

Adapun kolaborasi ini merupakan salah satu perwujudan dari komitmen kami untuk melahirkan talenta-talenta unggul yang siap terjun ke dunia kerja dan menghasilkan beragam inovasi di masa depan,” jelas Professor Andrew MacIntyre, President, Monash University, Indonesia.

Ambassador Penny Williams, Duta Besar Australia untuk Indonesia, menambahkan, “Saya senang Monash dapat bekerja sama dengan Traveloka untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan digital di tanah air, yang mana sejalan dengan prioritas Indonesia saat ini untuk mendorong transformasi digital melalui Presidensi G20. Inisiatif ini benar-benar sesuai dengan ekspektasi kami dan kami berharap akan semakin banyak kolaborasi lainnya di masa mendatang mengingat bahwa Australia dan Indonesia telah menerapkan IA-CEPA. Sebagai universitas asing pertama di Indonesia, dapat dikatakan bahwa Monash merupakan yang pertama untuk menghadirkan inisiatif seperti ini.”

Nota Kesepahaman ini merupakan kerja sama perdana antara Traveloka dan Monash University, Indonesia yang akan berfokus pada peningkatan keterampilan, memperluas jaringan, dan berbagai pelatihan.

Adapun kolaborasi ini akan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki Traveloka sebagai lifestyle superapp di Asia Tenggara yang terus berinovasi untuk menghadirkan solusi end-to-end untuk kebutuhan gaya hidup yang didukung oleh teknologi terkini, serta reputasi terkemuka Monash University, Indonesia, yang akan membawa jaringan serta pengalamannya di bidang riset dan ilmu pengetahuan, serta sebagai universitas asing pertama di Indonesia yang beroperasi melalui dukungan dari pemerintah Indonesia dan Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini

Terpopuler


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved