March
21
2022
     14:13

SKK Migas dan Premier Oil Andaman Selesaikan Sosialisasi Pengeboran di 3 Kabupaten

SKK Migas dan Premier Oil Andaman Selesaikan Sosialisasi Pengeboran di 3 Kabupaten
ILUSTRASI. Lapangan migas lepas pantai di Indonesia

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. SKK Migas Sumbagut dan KKKS Premier Oil Andaman Ltd telah selesai melakukan Sosialisasi Pengeboran Sumur Eksplorasi Timpan di Kabupaten Bireun, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe pada 16 – 18 Maret 2022.

Sosialisasi Pengeboran ini merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama sebelum melaksanakan pengeboran yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada stakeholder daerah terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut dan jajaran Manajemen Premier Oil Andaman Ltd.

Seperti diketahui bahwa KKKS Premier Oil Andaman Ltd akan melaksanakan pengeboran eksplorasi laut dalam dengan nama Sumur Timpan. Pengeboran sumur eksplorasi Timpan ini direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2022. Rangkaian kegiatan sosialisasi pengeboran dimulai dari Kabupaten Bireuen dan dilanjutkan ke Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Selain Pemerintah Daerah, sosialisasi ini juga diikuti oleh Forkopimda Kabupaten/Kota, OPD terkait, Panglima Laot, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison menyampaikan bahwa dalam rangka mengejar target produksi migas 1 juta barel dan 12 BSCFD di tahun 2030, SKK Migas bersama KKKS terus berupaya mencari cadangan-cadangan migas baru dan salah satunya di perairan Aceh tepatnya di blok Andaman 2.

Baca Juga: British Petroleum Menangkan 2 WK Migas, Siap Dorong Pengembangan Gas di Indonesia

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan merupakan bagian penting dalam proses pengeboran untuk memberikan informasi kepada daerah tentang rencana yang akan dilakukan.

“Kami hadir bersama KKKS Premier Oil Andaman Ltd tentunya dalam rangka mengharapkan dukungan dari stakeholder daerah terutama Bapak Bupati/Walikota beserta jajaran, Forkopimda dan tidak kalah penting Panglima Laot yang berada di Kabupaten Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe sekaligus untuk menyamakan persepsi sehingga dapat meminimalisir potensi kendala di lapangan”. ujar Yanin dalam keterangan resmi, Senin (21/3).

Sosialisasi Pengeboran pertama digelar di Kabupaten Bireun yang dihadiri langsung oleh Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani.

Muzakkar menyampaikan dukungannya terhadap pengeboran Sumur KKKS Premier Oil Andaman Ltd., yang mana merupakan program untuk mendukung capaian target produksi tahun 2022.

Selanjutnya Bupati Bireuen mengharapkan perusahaan dapat menjalin komunikasi yang baik bersama pemangku kepentingan di daerah sehingga pengelolaan sektor Migas di Aceh dapat memberikan kontribusi yang semakin signifikan bagi masyarakat Aceh.

Sosialisasi kedua dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyampaikan dukungan terhadap rencana pengeboran yang akan dilakukan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut dan mendukung kegiatan eksplorasi dan pengeboran ini yang akan dilakukan.

Baca Juga: Kementerian ESDM Mendorong Pertamina untuk Turut Serta dalam Lelang WK Migas

Sementara itu, Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad menyampaikan dukungan dari segala lapisan Pemerintah Kota Lhokseumawe dari segi pengamanan di darat maupun di laut.

Wakil Walikota berharap gangguan dan tantangan dapat di minimalisir guna kelancaran investasi yang akan dihadirkan oleh Premier Oil Andaman Ltd., karena pembangunan dan investasi sangat diinginkan untuk membawa dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Lhokseumawe.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved