February
04
2023
     12:22

ITDC Serahkan Bantuan untuk 3 Desa Penyangga di Kelurahan Benoa

ITDC Serahkan Bantuan untuk 3 Desa Penyangga di Kelurahan Benoa
ILUSTRASI. ITDC menyalurkan bantuan Corporate Social Respos untuk pembangunan sarana prasarana & kegiatan keagamaan kepada 3 desa adat di lingkungan Kelurahan Benoa, yaitu Desa Peminge, Desa Kampialm & Desa Bualu.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, menyalurkan bantuan Corporate Social Respos untuk pembangunan sarana prasarana dan kegiatan keagamaan kepada 3 (tiga) desa adat yang berada di lingkungan Kelurahan Benoa, yaitu Desa Peminge, Desa Kampial, dan Desa Bualu.

Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC kepada desa adat penyangga yang selalu mendukung kebijakan serta operasional kawasan The Nusa Dua. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh General Manager The Nusa Dua didampingi TJSL Manager ITDC Ramabayu Permana kepada tiga Bendesa Adat Desa Penyangga The Nusa Dua yang disaksikan oleh Lurah Benoa serta Ketua LPM Kelurahan Benoa di Wantilan ITDC, Kawasan The Nusa Dua, pada Kamis, 2 Februari 2023.

General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi dukungan desa adat penyangga yang telah berkontribusi bagi operasional The Nusa Dua serta mendukung segala program-program serta kebijakan yang ditetapkan ITDC untuk kebaikan kawasan The Nusa Dua.

Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi operasional desa penyangga, baik untuk penyediaan sarana ibadah, upacara keagamaan hingga pengembangan pendidikan dan keterampilan masyarakat desa penyangga yang memberikan multiplier effect.”

Bendesa Adat Kampial I Nyoman Sudiarta mengatakan, ”Kami berterima kasih kepada ITDC atas sinergi dan kolaborasi yang telah berlangsung selama ini. Bantuan dana yang diberikan ITDC ini sangat bermanfaat dan akan kami optimalkan untuk kegiatan pujawali serta kegiatan adat istiadat. Semoga kegiatan pariwisata di Bali dan The Nusa Dua segera pulih, membaik seperti sebelum pandemi, sehingga ITDC dan desa penyangga dapat terus bekerjasama dan memberikan kontribusi yang baik untuk semua pihak.”

Sejak 2011 ITDC telah menyalurkan bantuan CSR ini ke tiga desa penyangga kawasan The Nusa Dua tersebut yang digunakan untuk pemeliharaan sarana prasarana desa penyangga, sarana ibadah, pelatihan dan pengembangan paguyuban, juga penyediaan sarana prasana pendukung protokol kesehatan serta sembako pada saat pandemi COVID-19.

“Kami berharap kolaborasi antara ITDC dengan desa penyangga terus berlanjut di masa yang akan datang dengan program-program positif lainnya guna mewujudkan kawasan The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata yang menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan,” tutup Ngurah Ardita.

Tentang ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 49 tahun, Perseroan telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 ha yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia. Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 dan Presidensi G20 pada 2022.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali. Dengan dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola The Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah.

Pada tahun 2017 The Mandalika telah resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sejak itu telah menarik Real Estate Investment sebesar USD 1,3 Milyar. Saat ini, The Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional, salah satunya Mandalika International Street Circuit, yang menjadi tempat penyelenggaraan event balap motor dunia World Superbike dan MotoGP mulai 2021.

ITDC merupakan bagian dari InJourney yang merupakan perusahaan holding pada ekosistem aviasi dan pariwisata sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021.

Baca Juga: ITDC Latih Masyarakat Mengolah dan Mengemas Produk Hasil Kebun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini

Terpopuler


2024 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved