September
22
2022
     15:26

Amartha Perkuat Bisnis di Jatim, Gandeng BPR Jatim Salurkan Rp 250 Miliar Modal Usaha

Amartha Perkuat Bisnis di Jatim, Gandeng BPR Jatim Salurkan Rp 250 Miliar Modal Usaha
ILUSTRASI. Ki-ka: Eddy S, Pimpinan Div Pemasaran BPR Jatim; Irwan Eka W, Direktur Pemasaran BPR Jatim; Yudhi Wahyu M, Dirut BPR Jatim; Budhi Siswoadji, COO Amartha; Sigit Purwanto, Pimpinan Divisi Umum BPR Jatim menandatangani MoU di kantor Amarthadi Jakarta.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), microfinance marketplace yang berfokus pada pengembangan UMKM lewat layanan keuangan inklusif,  berkolaborasi dengan BPR Jatim untuk melakukan penyaluran modal usaha bagi perempuan pengusaha mikro dengan komitmen sebesar Rp250 miliar. Kesepakatan kerja sama ditandai dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada hari Jumat (26/8) di kantor pusat Amartha.

Kolaborasi yang terjalin antara Amartha dan BPR Jatim bertujuan untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM di wilayah Jawa Timur dan sebagian di Jawa Tengah. Penyaluran pendanaan akan menargetkan perempuan pengusaha mikro yang bergerak di sektor perdagangan, jasa, serta industri rumah tangga. Kerja sama ini menggunakan pola kredit channeling.

Budhi Siswoadji, Chief Operating Officer Amartha, menyampaikan bahwa “Amartha senantiasa menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM Indonesia. Khusus di wilayah pulau Jawa, melalui kolaborasi dengan BPR Jatim, Amartha akan menyalurkan permodalan dengan besaran yang berkisar mulai dari tiga juta rupiah hingga 15 juta rupiah.

Dengan besaran tersebut, tentu saja segmen yang kami sasar adalah UMKM akar rumput, karena segmen ini memiliki potensi besar untuk berkembang namun terkendala akses layanan keuangan”.

Sebagai informasi, Amartha telah menjangkau lebih dari 170.000 mitra UMKM khusus di wilayah Jawa Timur, dengan total poin operasional sebanyak 118 poin. Provinsi Jawa Timur memiliki mitra paling banyak dibanding provinsi lainnya di pulau Jawa, karena adanya dukungan yang bersinergi dari sektor perbankan.

BPR Jatim telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengembangkan UMKM di wilayah Jawa Timur. Lewat akses keuangan, BPR Jatim mewujudkan visinya untuk turut berperan serta menggerakkan roda ekonomi wilayah Jawa Timur melalui pemberdayaan UMKM.

Yudhi Wahyu Maharani, Direktur Utama BPR Jatim menyampaikan, “Latar belakang kerja sama antara BPR Jatim dan Amartha adalah karena kami memiliki kesamaan visi, yakni memberdayakan UMKM dengan menyediakan akses keuangan. Amartha sudah berpengalaman di bidang ini, serta memiliki kinerja yang sangat sehat, dibuktikan dengan angka NPL yang stabil di bawah 0,5%. Lewat kerja sama ini, BPR Jatim berharap dapat memperbesar portofolio kredit produktif sekaligus mendukung UMKM Jawa Timur untuk lebih maju”.

BPR Jatim optimis dengan adanya teknologi yang dikembangkan Amartha, penyaluran modal bagi pelaku UMKM akan lebih mudah dan terukur. Meskipun segmen akar rumput berpotensi besar untuk tumbuh, namun tidak semua perusahaan mampu mengembangkan teknologi yang mumpuni untuk menggarap segmen ini. Terlebih, di saat kondisi ekonomi sedang menunjukkan pelemahan, bantuan modal usaha serta dukungan teknologi adalah kunci bagi UMKM untuk dapat bertahan dan terus berinovasi.

Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari delapan triliun rupiah permodalan kepada lebih dari 1,2 juta pengusaha ultra mikro yang tersebar di 35.000 desa di Indonesia.

“Amartha senantiasa berupaya untuk memperkuat performa bisnisnya di Jawa Timur. Selain menjalin kolaborasi dengan perbankan untuk menyalurkan modal, Amartha juga memberikan pelatihan literasi keuangan dan digital, serta pendampingan usaha bagi para mitra. Kami percaya, sinergi dengan seluruh stakeholder, baik dengan perbankan maupun karyawan kami di lapangan, dapat membantu para pelaku usaha ultra mikro untuk mengembangkan usahanya dan membawa kesejahteraan bagi keluarga”, tutup Budhi.

Baca Juga: Amartha Gandeng BPR Jatim, Salurkan Modal Usaha Rp 250 Miliar

Tentang Amartha

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) didirikan pada tahun 2010 sebagai perusahaan microfinance. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial dan memiliki izin di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Amartha telah menyalurkan modal kerja sebesar lebih dari 8 triliun rupiah kepada lebih dari satu juta perempuan pengusaha mikro di  35.000 desa di Indonesia.

Amartha membawa konsep baru tentang pinjam-meminjam uang. Bagi pelaku UMKM di pedesaan yang belum terlayani oleh layanan keuangan, Amartha memberikan akses permodalan. Bagi pendana, platform Amartha mewakili UMKM sebagai alternatif instrumen investasi yang menguntungkan dan berdampak. Bagi desa, Amartha hadir memperkuat ekonomi informal, mengurangi ketimpangan pendapatan, dan mengentaskan kemiskinan.

Dengan visi ‘Prosperity for Everyone’, perjalanan Amartha dalam membangun Negeri, akan senantiasa berkelanjutan, menjangkau jutaan pelaku UMKM tangguh lainnya di Indonesia, lewat teknologi dan keuangan yang inklusif.

Tentang BPR Jatim

Berawal saat Pemerintah Jawa Timur mengeluarkan kebijakan di bidang perkreditan guna mendorong pengembangan usaha kecil, dengan membentuk Kredit Pedesaan yang disebut Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK). Pilot project yang semula hanya dilaksanakan di wilayah Madura pada tahun 1984/1985 diperluas ke seluruh Jawa Timur dengan SK No. 197 tahun 1984, hingga konsolidasi PD. BPR JATIM menjadi PT. BPR Jawa Timur dengan call name Bank UMKM Jatim bertujuan agar dapat tumbuh sehat, kuat, serta bekerja lebih berdaya guna dan berhasil guna sehingga mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional.

Per agustus 2022 ini, komposisi kredit BPR Jatim adalah 87,4% produktif dan 12, 6% adalah konsumtif. Hal tersebut yang membuat BPR Jatim kuat saat pandemi melanda hebat. Luasnya jaringan yaitu 32 kantor cabang, 111 kantor kas eksisting, 1 kantor pusat dan terdapat pembukaan 5 kantor kas baru sangat membantu ekspansi BPR Jatim.

Selanjutnya: Komisi VII DPR RI Harapkan UU EBET Bisa Rampung Sebelum KTT G20

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved