October
19
2021
     19:17

SoKlin Antisep Kupas Tuntas Pendidikan Ideal untuk Anak & Persiapan Menghadapi PTM

SoKlin Antisep Kupas Tuntas Pendidikan Ideal untuk Anak & Persiapan Menghadapi PTM

“Ada baiknya orang tua ikut mengantar anaknya ke sekolah sehingga dapat melihat prosesnya dari perjalanan hingga interaksi anak dengan teman-temannya, sehingga tidak ada yang bertukar masker,” ujar Prof. Soedjatmiko. Keluarga harus dapat memberikan contoh serta melatih anak agar dapat menerapkan prokes dengan benar.

Selain itu, setelah tiba di rumah, segala jenis barang bawaan wajib dibersihkan, termasuk pakaian atau masker kain yang harus segera dicuci. Jika ada gejala, segeralah berobat, bila perlu lakukan tes antigen atau PCR.

Cara Keluarga Atasi Kecemasan dalam Menghadapi Blended Learning

Berdasarkan survey dari IPK, pembelajaran daring atau jarak jauh menimbulkan keluhan stres umum sebesar 23,9% dan 18,9% untuk keluhan kecemasan. Survey KPAI juga menunjukkan bahwa 1.244 siswa dari 1.700 responden mengaku terbebani dengan tugas yang diberikan serta 1.323 siswa mengaku kesulitan mengumpulkan tugas akibat singkatnya waktu pengerjaan yang diberikan. Tentunya, kondisi ini patut mendapatkan perhatian khusus dari para orang tua, khususnya moms.

Menurut Irma Gustiana A, psikolog anak, self-growth dan parenting coach, Orang tua harus melakukan langkah ADAPTASI kepada anak dalam mengatasi kecemasan atau masalah yang muncul. Apa itu? Amati, dengarkan, alihkan, pahami, tanyakan, apresiasi, sentuhan, dan ingatkan diri.

“Orang tua harus dapat mengamati perilaku dan mendengarkan hal apa yang dibutuhkan, diinginkan oleh anak sekaligus dapat mengalihkan anak dari gadget karena penggunaan perangkat teknologi tersebut mesti dibatasi dan diawasi,” ujar Irma.

Irma juga menegaskan bahwa anak juga membutuhkan apresiasi dan sentuhan (empati) dalam membangun hubungan emosional yang lebih kuat di dalam keluarga. Terakhir, para orang tua juga harus selalu ingat bahwa anak merupakan anugerah yang dititipkan oleh Tuhan, sehingga bagaimana situasinya, orang tua harus dapat membantu anak dalam berkembang, termasuk pembelajaran digital yang tergolong baru ini. “Segala sesuatu yang baru perlu latihan berulang,” tambahnya.

Irma menegaskan bahwa orang tua juga harus mengkondisikan lingkungan sosial anak serta memberikan dukungan dan meminimalisir tekanan dalam proses pendampingan PTM. “Mempersiapkan anak dalam menghadapi kegiatan belajar tatap muka terbatas, orang tua perlu sekali menyiapkan mental anak, terutama terkait edukasi kesehatan dan menjaga jarak sosial selama kegiatan belajar, apa yang boleh dan tidak diijinkan ia lakukan selama tatap muka terbatas.

Selain itu, orang tua juga perlu menyiapkan diri sendiri agar tidak cemas dan tetap tenang melepaskan anak kembali ke sekolah, untuk itu komunikasi dengan pihak sekolah menjadi hal yang penting,” ucap psikolog yang kerap disapa Ayank Irma ini.

Irma juga menyarankan sekolah untuk dapat memberikan sesi-sesi dukungan psikologis kepada anak dan meningkatkan kegiatan konseling melalui peningkatan fungsi guru BK misalnya. Pengurangan beban belajar anak dan perubahan model belajar juga perlu dipertimbangkan, seperti mengedepankan model pembelajaran yang lebih interaktif.

SoKlin Antisep mengajak para moms untuk dapat menerapkan gaya hidup yang lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan, tak terkecuali pakaian. Sebab, ibarat kulit kedua, pakaian dan masker lah yang pertama kali terpapar oleh virus, kuman, dan bakteri sebelum menyentuh tubuh kita, sehingga sangatlah penting untuk menjaga kebersihannya.

Setelah beraktivitas di luar rumah jangan lupa untuk langsung mencuci baju sekeluarga. SoKlin Antisep dilengkapi teknologi O2 Active Power yang berfungsi sebagai disinfektan, yang efektif membunuh virus, bakteri, dan kuman pada pakaian tanpa merusak warna dan serat kain, SoKlin Antisep tentunya merupakan pilihan cerdas, praktis dan tepat bagi para moms dalam melindungi keluarganya karena keluarga sangat berharga.

Tentang SoKlin Detergent (Wings Care)
Solusi tepat untuk para ibu andalan keluarga - Selama 70 tahun, Wings melalui So Klin detergent telah ada bersama dengan para ibu di Indonesia untuk dapat memberikan hasil maksimal dan akan terus melakukan inovasi untuk dapat memberikan produk berkualitas dalam kegiatan menuci pakaian bagi para ibu di Indonesia. So Klin detergent dilengkapi dengan formula anti-bacterial pada setiap variannya, untuk dapat membantu menjaga kesehatan kulit  para penggunanya dan untuk menjaga pakaian agar tidak bau apek.

So Klin detergent hadir di Indonesia dengan beberapa varian, yakni SoKlin Liquid, deterjen cair konsentrat plus anti bacterial; SoKlin Softergent, merupakan perpaduan antara deterjen dengan pelembut pakaian; SoKlin Pro dan SoKlin Higinis, deterjen untuk membersihkan noda plus anti bakteri; dan SoKlin Biomatic, deterjen yang secara khusus dibuat untuk dapat mencuci dengan menggunakan mesin cuci; SoKlin Smart, deterjen konsentrat untuk mencuci dan merawat pakaian; SoKlin White and Bright, dan kini SoKlin Antisep. Dengan berbagai varian yang ada, So Klin detergent menjadi solusi tepat yang menjawab semua kebutuhan mencuci para ibu di Indonesia.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved