October
19
2021
     19:17

SoKlin Antisep Kupas Tuntas Pendidikan Ideal untuk Anak & Persiapan Menghadapi PTM

SoKlin Antisep Kupas Tuntas Pendidikan Ideal untuk Anak & Persiapan Menghadapi PTM

Jakarta, 19 Oktober 2021 – SoKlin Antisep, merek detergen pertama di Indonesia yang mengandung protection produksi Wings, kali ini hadir melalui Webinar Ruang Keluarga SoKlin Antisep bertajuk “Back to School, Are You Ready, Mom?”, guna mengedukasi para moms mengenai bentuk pendidikan ideal bagi anak di tengah pandemi yang masih berlangsung, serta mempersiapkan anak menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) melihat telah dimulainya kembali pembukaan sekolah oleh pemerintah.

Pemerintah sendiri sudah menyiapkan regulasi terkait protokol kesehatan yang cukup ketat. Namun, hal tersebut masih membuat sebagian orang tua khawatir terkait dengan aktivitas belajar tatap muka di sekolah karena para siswa masih menghadapi resiko terpapar virus tersebut akibat interaksi secara fisik. Rika Rismayati -- Koordinator Fungsi Peserta Didik, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud-Ristek menegaskan bahwa kesiapan sekolah dalam melaksanakan PTM di Indonesia untuk seluruh jenjang pendidikan per hari ini (19/10) berada di angka 38,6%.

Kemendikbud-Ristek pun terus mendata sekaligus membantu sekolah dalam mempersiapkan seluruh persiapan terkait seperti sarana dan prasarana sanitasi, akses ke fasilitas kesehatan, kesiapan penerapan protokol kesehatan serta pendataan riwayat kesehatan dan perjalanan. Selain itu, terdapat juga Satgas Covid di setiap sekolah yang memantau segala aktivitas dan keperluan di sekolah.

“Guna mengoptimalkan pengetatan dan pengendalian prokes, kita memaksimalkan peran UKS dalam membantu pencegahan penularan Covid-19,” imbuh Rika perihal ketersediaan SDM yang memadai dalam pelaksanaan PTM di sekolah-sekolah.

Menurut Rika, pelaksanaan PTM Terbatas perlu dipersiapkan dengan baik, perlu dilakukan simulasi atau uji coba untuk mengidentifikasi titik lengah dan mengoreksi kelemahannya. “Kedisiplinan dan konsistensi dalam penerapan protokol kesehatan juga merupakan kunci keberhasilan PTM Terbatas yang aman dan selamat,” tambahnya. Rika juga menjelaskan bahwa untuk mengurangi potensi ”learning loss”, maka perlu untuk segera dikembangkan program remedial bagi anak-anak sehingga dapat mengejar ketertinggalannya. Terakhir, Rika juga mengingatkan untuk selalu membiasakan praktik PHBS yang baik sehingga dapat menjadi kebiasaan dan budaya baru.

Cegah Gelombang Ke-3 Covid-19 Menyerang Murid, Guru dan Keluarga

Dokter Spesialis & Konsultan Tumbuh Kembang Anak Prof. DR. Dr. Soedjatmiko, SpA (K) MSi  mengingatkan kembali akan langkah efektif dalam melindungi diri dari Covid-19 serta hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh berbagai pihak terkait agar PTM dapat berjalan dengan aman. Prof. Soedjatmiko menjelaskan bahwa sekitar 60-70% masyarakat terjangkit tidak merasakan apa pun dan hal ini sangatlah berbahaya apalagi ketika adanya kerumunan.

Penggunaan masker dengan benar ketika beraktivitas, di mana pun dan bersama siapa pun yang terpenting. “Masker dapat melindungi kita dengan sangat baik jika dipakai dengan benar, ini merupakan benteng pertama, sehingga varian apa pun tidak dapat masuk,” tambahnya. Tidak berkerumun, terlebih ketika berada di ruang tertutup selama lebih dari 15 menit. Selain itu, vaksinasi Covid secara lengkap juga merupakan langkah penting dalam mencegah penularan virus tersebut atau timbulnya gejala berat jika terjangkit.

Terkait PTM, Prof. Soedjatmiko mengatakan bahwa kesiapan pihak sekolah dalam mengimplementasikan protokol kesehatan dengan benar, seperti penggunaan masker setiap saat, menjaga agar tidak ada penjual makanan, minuman, dan mainan guna mencegah kerumunan. Selain mengawasi murid dengan ketat, para staf dan guru juga wajib divaksinasi secara lengkap guna memberikan perlindungan ekstra.

Tak hanya para guru dan staf, murid dan keluarganya juga mempunyai andil serupa dalam memastikan PTM dapat berjalan dengan kondusif. “Anak usia dua belas tahun ke atas sudah boleh divaksin Covid lengkap. Untuk yang belum berusia 12 tahun, silahkan lakukan vaksin rutin sesuai rekomendasi IDAI,” jelas Prof. Soedjatmiko.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved