February
12
2021
     16:53

Peringati Bulan K3, Sucofindo Cabang Pontianak Raih Penghargaan Zero Accident

Peringati Bulan K3, Sucofindo Cabang Pontianak Raih Penghargaan Zero Accident

Jakarta (11/02) – Dalam rangka memperingati bulan K3 Nasional, PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Pontianak  raih penghargaan Zero Accident Tingkat Provinsi Tahun 2020 dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat - Manto dan diterima langsung oleh Kepala Cabang SUCOFINDO Pontianak - Paolo Manurung.

Bersama dengan kesempatan ini, SUCOFINDO Cabang Pontianak menyelenggarakan webinar yang mengusung tema “Arti Penting Penerapan SMK3 Pada Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3” dihadiri secara online oleh Direktur Komersial 1 SUCOFINDO - Herliana Dewi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat - Manto dan Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat -Tri Djatiningsih.

Direktur Komersial I SUCOFINDO, Herliana Dewi menyampaikan bahwa pentingnya budaya K3 di lingkungan perusahaan senantiasa ditingkatkan, “Salah satu aspek membangun produktivitas kerja yang efisien juga aman adalah dengan patuh dalam implementasi budaya lingkungan K3 di perusahaan,” ujar Herliana.

Herliana mengungkapkan bahwa apresiasi yang diberikan untuk SUCOFINDO Cabang Pontianak merupakan salah satu bentuk upaya SUCOFINDO dalam meningkatkan produktivitas kerja dan merupakan bagian dari budaya mitigasi risiko, “Terima kasih atas kepercayaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atas apresiasi Zero Accident Tingkat Provinsi Tahun 2020 untuk SUCOFINDO Cabang Pontianak.”

Adapun hal ini berdasarkan penilaian dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi secara profesional sepanjang tahun 2020 atas penerapan SMK3 di SUCOFINDO Cabang Pontianak. “Sehingga dengan diraihnya penghargaan ini terus memacu kami peningkatan budaya K3 di SUCOFINDO keseluruhan, terutama di masa pandemi ini dimana SMK3 menjadi garda terdepan dalam melindungi karyawan.”

Herliana turut memaparkan bahwa implementasi budaya K3 ini merupakan komitmen SUCOFINDO agar tetap konsisten mengimplementasikan SMK3 di tiap proses bisnis. “Ini pun sejalan dukungan kami terhadap Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk berpartisipasi aktif mendorong para pelaku usaha di Kalimantan Barat dalam mengimplementasikan SMK3.”

Herliana menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi edukasi yang penting sejalan dengan kondisi di masa pandemi COVID-19, terutama bagi pelaku usaha di lingkungan kerja. Selain itu, memberikan persepsi yang seragam serta informasi yang solutif terkait SMK3.

“Pengendalian potensi bahaya K3 dalam proses bisnis organisasi melalui penerapan SMK3 merupakan salah satu investasi serta partisipasi dalam andil membangun terciptanya zero accident perusahaan serta budaya K3 yang lebih baik,” tutur Herliana.

Selaras dengan yang disampaikan Herliana, Kepala Cabang SUCOFINDO Pontianak, Paolo Manurung menyampaikan bahwa, “Aspek SMK3 merupakan aspek penting yang perlu diantisipasi secara tepat oleh organisasi ataupun perusahaan agar dapat mengendalikan risiko bahaya bagi pekerja dan lingkungan kerja.”

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Manto mengatakan bahwa, “Tujuan dari penerapan SMK3 tidak hanya merupakan komitmen perusahaan sebagai upaya melindungi karyawan namun juga meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja untuk menghadapi kompetisi perdagangan global.”

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved