January
14
2022
     20:06

Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Pasang Omicron

Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Pasang Omicron

“Menghadapi situasi ketidakpastian ekonomi global, ketahanan ekonomi sebuah negara benar-benar diuji. Apakah dapat tahan jika ekonomi global terguncang, tentu akan terlihat, dan Indonesia adalah negara dengan fundamental ekonomi yang baik, meski harus diakui negara kita bukan berbasis manufaktur tapi komoditas,” terang Halim Alamsyah.

Indonesia disebutnya diuntungkan pada tingginya permintaan komoditas. Sebab sejumlah negara sedang menghadapi krisis energi. Hal ini terlihat dari kinerja neraca perdagangan yang surplus berikut juga current account deficit (CAD) tidak terjadi, tapi justru surplus.

Tahun ini Halim yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai rentang 5,2 – 5,8%, asalkan kondisi ideal sebagai berikut tercapai:
1. Pandemi dapat dikendalikan dan masyarakat mencapai herd immunity
2. Aktivitas produksi mulai normal, konsumsi masyarakat pulih dan mencapai kisaran 5%
3. Implementasi reformasi struktur mendorong arus investasi masuk
4. Investasi diarahkan pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor
5. Menciptakan lapangan kerja berkualitas(decent jobs)

Menutup sesi webinar Bernard Thien, Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas mengatakan, pandemi Covid - 19 memberikan tantangan baru, pandangan baru, gaya baru dalam perekonomian Indonesia. Menurutnya, saat ini berkat kerjasama semua pihak, mulai dari lembaga pemerintah, hingga private sector, perekonomian Indonesia bisa dan dapat bangkit.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved