January
22
2020
     15:23

Paviliun Indonesia Kembali Tampil Pada World Economic Forum 2020 di Davos

Paviliun Indonesia Kembali Tampil Pada World Economic Forum 2020 di Davos
Publisher
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Davos-Kloster, 21 Januari 2020 – Kementerian Perdagangan berkomitmen terus mempromosikan perdagangan, khususnya ekspor, sekaligus mendorong investasi Indonesia di berbagai pertemuan tingkat internasional termasuk World Economic Forum (WEF) Davos.

Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartato saat membuka Paviliun Indonesia pada WEF 2020 di Davos, Swiss, hari ini (21/1). Turut hadir pada acara tersebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward, serta Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Iman Pambagyo.

"WEF merupakan salah satu forum internasional tahunan bergengsi yang dihadiri sekitar 3000 peserta, termasuk pemimpin dunia dan pemimpin korporasi global. Momentum ini sangat strategis bagi Indonesia untuk mempromosikan perdagangan, khususnya produk ekspor barang dan jasa serta serta potensi investasi Indonesia kepada para peserta WEF,” jelas Mendag Agus.

Paviliun Indonesia pada WEF 2020 mengangkat tema “Unity in Diversity: Partner for Action”. Forum ini menampilkan beberapa ekspor produk barang asal Indonesia, seperti makanan ringan, teh, cokelat, kopi; dan jasa teknologi. Beberapa perusahaan yang ikut menjadi peserta antara lain Mayora, Sosro, Dua Kelinci, Garuda Food, Kopitiam, Coffeejoy, dan WIR Group.

Sejumlah diskusi panel mengenai strategi perdagangan Indonesia, ekonomi digital, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kota cerdas (smart city) dijadwalkan digelar di Paviliun Indonesia. Seluruh kegiatan tersebut berlangsung pada 21- 24 Januari 2020.

Selain menghadirkan para menteri, diskusi tersebut juga akan menghadirkan pembicara dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan pelaku usaha Indonesia, seperti Traveloka, Grab Indonesia, dan Gojek Indonesia.

Sebelumnya, Mendag Agus juga mendampingi Menko Luhut dalam pertemuan makan siang dengan Grab dan beberapa perusahaan industri teknologi. Dalam sambutannya, Menko Luhut menyampaikan, Indonesia sangat terbuka bekerja dengan pihak swasta di sektor industri teknologi dari seluruh dunia. Hal itu sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan masyarakat dan bangsa. Menko Luhut juga mengajak investor dunia bekerja sama mengembangkan sektor ekosistem kendaraan listrik (electric vehicles) dan menawarkan proyek pemindahan ibu kota Indonesia.

Selain itu, Menko Airlangga, Mendag Agus , dan Menperin Agus didampingi Dirjen Iman menghadiri salah satu sesi WEF yang sangat penting, yaitu “Strategi Outlook on the ASEAN Region”.

Sekilas Perdagangan Indonesia-Swiss

Perdagangan Indonesia-Swiss periode Januari?November 2019 mencapai USD 1,38 miliar. Total ekspor Indonesia ke Swiss tercatat sebesar USD 727,3 juta dan impor Indonesia dari Swiss tercatat sebesar USD 659 juta.

Ekspor utama Indonesia ke Swiss: (1) perhiasan (articles of jewellery); (2) serat optik dan bundel serat optik (optical fibers and optical fiber bundles); (3) emas (gold); (4) minyak esensial (essential oils); (5) bahan pewarna organik sintetis (synthetic organic colouring matter). Sedangkan Impor utama Indonesia dari Swiss: (1) emas (gold); (2) jet turbo, baling-baling turbo, dan lainnya (turbo jets, turbo propellers); (3) Korundum buatan (artificial corundum); alumunium oksida (aluminium oxide); alumunium hidroksida (aluminium hydroxide); (4) Provitamin and vitamin; (5) pencetak tinta (printing ink).


Contact Information 1:
Olvy Andrianita

pusathumas@kemendag.go.id
021-3860371/021-3508711

Release Terkini

Pelindo 1 Resmi Jadi Anggota Kadin

18 FEBRUARI 2020 / 18:24 WIB

Pelindo 1 Resmi Jadi Anggota Kadin

18 FEBRUARI 2020 / 18:24 WIB