February
15
2021
     16:29

Menyongsong Era Industri 4.0, PT Sucofindo (Persero) Siap Bertransformasi Guna Kemajuan Perusahaan

Menyongsong Era Industri 4.0, PT Sucofindo (Persero) Siap Bertransformasi Guna Kemajuan Perusahaan

Jakarta. PT SUCOFINDO (Persero) mengadakan webinar Industri 4.0 dan Jasa Konsultasi X 4.0 Kegiatan ini dibuka oleh sambutan Direktur Komersial I Herliana Dewi. Acara ini mengundang Direktur program studi Sarjana Manajemen SBM ITB, Nur Budi Mulyono, Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Alumni Telkom University, Dida D. Damayanti, Kepala Manajemen Laboratorium dan Teknologi Eko Agus Prasetio sebagai Narasumber dan moderator yaitu Kepala Divisi Perdagangan Industri Kelautan, Rafida Wardana.

Bertemakan “X 4.0, Perubahan Pola Paradigma & Pola Pikir : Berubah atau menyerah” ini membahas  kesigapan dan peluang SUCOFINDO dalam menyongsong industri TIC di era 4.0.Tuntutan industri 4.0 memicu seluruh pelaku usaha, termasuk SUCOFINDO untuk bertransformasi ke era industri 4.0, dimana perusahaan ini termasuk dalam daftar proyek stategis yang dicanangkan oleh pemerintah dalam Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024 dan peraturan oleh Kementerian BUMN dalam Surat No. 949/MBU/10/2020 tanggal 23 Oktober 2020 serta Peraturan Menteri Perindustrian No.21 Tahun 2020 mewajibkan perusahaan BUMN untuk melakukan asesmen Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) guna mengukur kesiapan industri dalam bertransformasi menuuju Industri 4.0.

“Readiness index (INDI 4.0) merupakan standar dari Kementrian Perindustrian yang dijadikan acuan untuk mengukur kesiapan perusahaan untuk bertransformasi ke era Industri 4.0, terdiri dari 1 Indeks, 5 Pilar diantaranya Pilar Manajemen dan Organisasi, Pilar Orang dan Budaya, Pilar Produk dan layanan, Pilar Teknologi dan Pilar Operasi.” ujar Bachder dalam sambutanya.

“Keberlangsungan usaha di era industri 4.0 harus diiringi dengan inovasi di berbagai sektor, dalam hal ini SUCOFINDO siap memenuhi kebutuhan konsumen dan memanfaatkan peluang yang ada, kedepanya akan dilakukan secara masiv dan fokus, dengan mengembangkan kualiatas sumber daya manusia dan infrastuktur yang ada” tambah Herliana Dewi.

Ungkap Nur Budi Mulyono, Kesigapan perusahaan yang bergerak di bidang TIC (Testing, Inspection and Certification) dalam bertransformasi tidak selalu dengan komputerisasi pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, namun, pentingnya sumber daya manusia yang terlatih dengan dibelaki keahlian baru dan bertalenta sangat penting guna sebagai validasi data dalam penentu pemutusan.

Kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap karyawan dalam menghadapi perubahan era industri 4.0 yaitu pengetahuan tentang teknologi informasi komunikasi, kemampuan mengolah data informasi, kemampuan memecahkan masalah dalam industri manufaktur dengan pemahaman tekonologi umum, dan personal skill,  imbuh Dida D. Damayanti.

Menciptakan peluang baru untuk perusahaan yang bergerak di bidang TIC untuk masa depan perusahaan dengan inovasi yang harus dilakukan demi keberlangsungan usaha berangkat dari proses digitalisasi disertai pengalaman SUCOFINDO dalam menguasai aspek TIC dan pengalaman bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian adalah modal bagi perusahaan dalam mendapatkan peluang usaha, ungkap Eko Agus Prasetio.

Kedepanya, PT SUCOFINDO (Persero) dipercayai oleh Kementrian BUMN untuk dapat melakukan assesmen dan konsultasi jasa industri 4.0.

Selanjutnya, PT SUCOFINDO (Persero) juga menyediakan jasa layanan penyemprotan disinfektan sebagai upaya membantu dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19. Layanan ini meliputi Indoor Cold Fogging yaitu penyemprotan disinfektan di dalam ruangan (kantor, gudang, ruang produksi) dengan menggunakan mesin ULV Cold Fogger dan Outdoor Mist Blowing yaitu penyemprotan area sebelah luar di sekeliling bangunan kantor atau pabrik yang berjarak 1 (satu) sampai 2 (dua) meter dari dinding bangunan dengan menggunakan mesin Mist Blower.

PT SUCOFINDO (Persero) juga melayani jasa pemastian dibidang CSR berupa konsultansi dan audit CSR berlandaskan ISO 26000 Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggung jawab sebuah organisasi/perusahaan terhadap seluruh pemangku kepentingannya, antara lain konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved