September
01
2021
     13:42

KKP Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan

KKP Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan

Jakarta, 31 Agustus 2021 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) semakin gencar melakukan peningkatan produktivitas dan perekonomian nelayan. Melalui Badan Riset dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) digelar tiga tema kegiatan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas nelayan di tengah masa pandemi Covid-19.

Ketiga tema kegiatan ini meliputi, Pelatihan Keselamatan Dasar di Atas Kapal Bagi Masyarakat Perikanan di Kabupaten Indramayu yang dilaksanakan secara tatap muka, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain itu, Pelatihan Mengatasi Gangguan Mesin Diesel Kapal Perikanan dan Pelatihan Pembuatan Alat Tangkap Pancing Noru turut diselenggarakan secara _full online_.

Ditemui secara terpisah, Plt. Kepala BRSDM KP, Kusdiantoro mengatakan, kegiatan pelatihan ini ditujukan kepada pelaku utama agar mampu membuat perubahan dan meningkatkan kemampuan di bidang kelautan dan perikanan. Tak hanya itu, hal ini juga sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan program prioritas KKP.

“Adanya kegiatan ini, merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat dari yang tidak mampu menjadi mampu, dari yang tidak bisa menjadi bisa sehingga dapat menciptakan sesuatu dalam rangka mengubah keberlangsungan hidup pelaku utama. Hal ini, juga salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada subsektor perikanan tangkap,” jelasnya.

Kabupaten Indramayu, memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar terutama pada perikanan tangkap. Namun sering kali, dalam proses penangkapan ikan para nelayan masih kurang memperhatikan keselamatan dan keamanan di atas kapal. Tak heran, jika kasus kecelakaan pada kapal penangkap ikan hingga saat ini masih cukup tinggi. Untuk itu, perlu adanya kegiatan Pelatihan Keselamatan Dasar Kerja Di Atas Kapal Bagi Masyarakat Perikanan guna meminimalisir hal tersebut.

Bertempat di Balai Desa Cemara Kulon, kegiatan ini dilaksanakan pada 29-30 Agustus 2021 yang diikuti sebanyak 75 pelaku utama dengan dibantu oleh pelatih dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal. Pelatihan ini dilakukan secara tatap muka, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Permasalahan yang kerap terjadi sehingga menimbulkan kecelakaan, biasanya dikarenakan oleh salah satu faktor dari faktor manusia, faktor lingkungan, serta mesin yang tidak berfungsi dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Lilly Aprilia Pregiwati yang menghadiri kegiatan pelatihan secara langsung mengungkapkan, beberapa kasus kecelakaan kapal penangkap ikan pernah terjadi di Indramayu.

"Kami melihat terjadi beberapa kasus kecelakaan kapal penangkap ikan pernah terjadi di Indramayu. Terbaru yaitu kejadian kecelakaan antara kapal MV. Habco Pioneer dan kapal penangkap ikan KM. Barokah Jaya pada Minggu, 4 April 2021. Dalam musibah ini kapal penangkap ikan KM. Barokah Jaya terbalik. Tercatat dari 32 awak kapal saat ini sudah berhasil dievakuasi 15 orang, artinya sisa 17 orang dinyatakan hilang," ungkap Lilly.

Lilly mengatakan, melihat permasalahan yang ada kaitannya dengan keselamatan di atas kapal, terselenggaranya kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved