October
19
2020
     11:49

Kalbe Dukung Bulan Kesadaran Kanker Payudara Donasikan 1.000 Knockers bagi Penyintas

Kalbe Dukung Bulan Kesadaran Kanker Payudara Donasikan 1.000 Knockers bagi Penyintas

Jakarta, 17 Oktober 2020, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menyelenggarakan edukasi kesehatan sebagai dukungan Bulan Peduli Kanker payudara (Breast Cancer Awareness Month) di bulan Oktober dalam bentuk daring bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bertema “Kembali Percaya Diri Kembali Berkarya”.

Narasumber pada edukasi ini DR. Dr. Desak Gede Agung Suprabawati, Sp.B(K)Onk, Mari Irawaty Sidharta selaku Penyintas Kanker Payudara Post Mastektomi, Barbara Demorest selaku Founder of Knitted Knockers dan Rosalina Lee selaku Pendiri Knitted Knockers Indonesia. Edukasi ini merupakan puncak kegiatan dalam rangka bulan peduli kanker payudara. Selain edukasi kesehatan, diadakan juga seremoni pemberian donasi “Gerakan 1.000 Knockers” untuk para penyintas kanker payudara.

“Kalbe secara rutin memberikan edukasi seputar isu kesehatan kepada masyarakat, khususnya terhadap penyintas kanker payudara. Selain edukasi, kami juga serah terima pemberian donasi Gerakan 1.000 Knockers kepada para wanita penyintas kanker payudara di Indonesia yang telah menjalani proses mastektomi (pembedahan payudara).

Donasi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengembalikan kepercayaan diri para penyintas kanker payudara,” ujar dr. Selvinna, Marketing General Manager One Onco PT Kalbe Farma Tbk. “Gerakan ini merupakan bagian dari layanan Kalbe Oncology Total Solution (One Onco) yang bertujuan mengajak masyarakat untuk peduli kepada para wanita penyintas kanker pasca mastektomi di Indonesia agar kembali bangkit, kembali tersenyum, kembali percaya diri, dan kembali berkarya,” tambah Selvinna.

“Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan dunia yang menyebabkan kematian paling tinggi khususnya bagi wanita. Upaya mendeteksi dini kanker payudara dilakukan dengan menggunakan metode Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) atau screening pada perempuan usia 30-50 tahun. Jika kanker payudara terlihat memasuki stadium lebih lanjut maka akan dilakukan tindakan mastektomi, yaitu operasi pengangkatan seluruh jaringan payudara, baik salah satu atau kedua payudara wanita,” ujar DR. Dr. Desak Gede Agung Suprabawati, Sp.B(K)Onk. “Lebih dini penyakit kanker ditemukan, dan mendapat penanganan sejak awal, maka peluang untuk sembuh pun jauh lebih besar,” tambah DR. dr. Desak.

“Knited Knockers Indonesia sudah didirikan sejak tahun 2017 yang hingga kini secara rutin membuat rajutan knockers/rajutan payudara artifisial yang dibagikan secara gratis kepada para wanita yang telah menjalankan mastektomi/lumpektomi payudara,” kata Rosalina Lee, Pendiri Knitted Knockers Indonesia. “Kami mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh Kalbe ini, dengan diberikannya 1.000 knockers kami berharap para wanita pejuang pasca mastektomi dapat meningkatkan kepercayaan dirinya, diterima oleh lingkungan, serta terus mau dan mampu berkarya meskipun sudah diangkat sebagian (atau mungkin seluruh) payudaranya,” lanjut Rosalina.

“Untuk wanita pejuang pasca mastektomi jangan minder dan pernah berhenti berkarya namun mari tetap semangat untuk melanjutkan hidup dan percaya pada penanganan yang diberikan dokter,” ujar Mari Irawaty Sidharta, Penyintas Kanker Payudara Post Mastektomi.

“Walaupun kita melewati masa-masa yang sulit karena di diagnosa kanker payudara, namun jangan berhenti berkarya karena diluar sana masih banyak yang peduli dan ingin kita tampil seperti semula dalam melakukan kegiatan sehari-hari,” kata Barbara Demorest selaku Founder of Knitted Knockers America. “Melalui knitted knockers kami ingin para wanita pejuang pasca mastektomi bisa kembali percaya diri,” lanjut Barbara.

One Onco adalah sebuah layanan (ekosistem) onkologi terintegrasi, yang memberikan solusi komprehensif kepada pasien kanker, melalui layanan diagnostic terpadu, terapi (pengobatan) hingga komunitas. Harapannya dengan adanya layanan holistic ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dari pasien kanker dan keluarganya.

Bulan Peduli Kanker Payudara diperingati diseluruh dunia setiap bulan Oktober. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan perhatian dan dukungan akan kesadaran, deteksi dini dan pengobatan serta perawatan dini dari penyakit kanker payudara. Deteksi Dini Kanker Payudara dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu SADARI (perikSA payuDAra SendiRI) dan SADANIS (perikSA payuDAra kliNIS) melalui pemeriksaan USG atau Mamografi. Semakin dini deteksi kanker payudara maka peluang kesembuhan penderita kanker bisa mencapai 98% dan ditangani dengan baik dan tepat secara medis.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2020 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved