September
09
2021
     08:36

Jadi Katalis Transformasi Digital, Menteri Johnny: Pemerintah Prioritaskan 10 Sektor

Jadi Katalis Transformasi Digital, Menteri Johnny: Pemerintah Prioritaskan 10 Sektor

Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo mengenai agenda percepatan transformasi digital nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis yang memandu perjalanan transformasi digital bangsa.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan transformasi digital dilakukan dengan fokus pada 10 sektor prioritas untuk mempercepat terwujudnya infrastruktur, pemerintahan, ekonomi dan masyarakat digital.

“Yakni sektor transportasi dan pariwisata digital, perdagangan digital, jasa keuangan digital, media dan hiburan digital, pertanian dan perikanan digital, real estate dan perkotaan digital, pendidikan digital, kesehatan digital, digitalisasi perindustrian, serta digitalisasi pemerintahan.” ujarnya dalam Diskusi Online "Aman Bertransaksi di Era Digital" dari Jakarta, Rabu (08/09/2021).

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo telah merinci Peta Jalan Indonesia Digital dalam 100 inisiatif utama untuk dilaksanakan secara kolaboratif bersama dengan seluruh kementerian, lembaga pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat umum dalam 10 sektor prioritas tersebut.

“Sebagai salah satu sektor strategis dalam agenda transformasi digital nasional, sektor ekonomi digital menjadi pilar penting bagi terciptanya transformasi ekonomi yang sinergis, yang optimal dan yang berkesinambungan,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan di tengah pandemi Covid-19, revolusi industri 4.0 menjadi salah satu faktor katalis yang mengakselerasi agenda transformasi digital Indonesia.

“Momentum ini juga dapat mendorong terciptanya transformasi ekonomi pada tiga fokus utama, yakni hilirisasi ekonomi khususnya di sektor digital, digitalisasi UMKM, dan ekonomi hijau,” tandasnya.

Pertumbuhan Ekonomi

Mengenai percepatan transformasi digital semasa pandemi, Menteri Johnny menyatakan, kebijakan pemerintah melalui penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terdesentralisasi dan bertahap, dapat memberikan dampak positif pada perekonomian nasional di tahun 2021 dan 2022 mendatang.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan pulih di atas 4,4% pada tahun 2021, dan menguat di atas 5% pada Tahun 2022. Pemulihan ini tercipta dari basis kondisi ketahanan Indonesia yang menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang dilakukan secara terdesentralisasi dan bertahap di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut,” ujarnya.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved