February
26
2020
     16:04

Indika Energy Lakukan Penyertaan Saham di Proyek Awak Mas

Indika Energy Lakukan Penyertaan Saham di Proyek Awak Mas

JAKARTA, 25 Februari 2020 – PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Indika Mineral Investindo (IMI), telah menandatangani Perjanjian Penyertaan Saham dan Perjanjian Opsi dengan Nusantara Resources Limited (Nusantara) dan PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) terkait Proyek Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Perjanjian Penyertaan Saham ini mengatur syarat dan ketentuan mengenai rencana penyertaan saham IMI di Masmindo, bersyarat sejumlah US$ 40 juta, dimana akan dibagi dalam dua tahapan. Pada tahap pertama, IMI akan melakukan penyertaan modal sebesar 25% saham di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 15 juta. Penyertaan tahap pertama hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Nusantara yang rencananya akan dilakukan pada April 2020, juga persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kemudian pada tahap kedua, IMI memiliki hak untuk melakukan penyertaan 15% saham tambahan di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 25 juta. Penyertaan tahap 2 hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari RUPS Nusantara, Kementerian ESDM, dan persetujuan untuk menambang dari Masmindo.

Hingga Desember 2019, IMI memiliki saham di Nusantara sebesar 21,02%. Apabila Penyertaan Saham tahap pertama dan kedua di Masmindo dapat dilaksanakan, maka IMI akan menjadi pemilik mayoritas di Masmindo dengan jumlah kepemilikan sebesar 52,6% baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Indika Energy fokus melanjutkan ekspansi di sektor usaha non-batubara dengan melakukan penyertaan saham di Proyek Awak Mas. Kami berinvestasi di sektor emas karena prospeknya yang baik di masa depan,” tutur Azis Armand, Managing Director & CEO Indika Energy.

Sebagai bagian dari langkah strategis, anak perusahaan Indika Energy yaitu PT Petrosea Tbk. juga akan terlibat di dalam proyek Awak Mas untuk mewujudkan sinergi usaha dalam rangka penciptaan nilai. Petrosea akan bertindak sebagai kontraktor untuk pengerjaan Front End Engineering and Design (FEED) dan pengerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC).

Selain Perjanjian Penyertaan Saham, Indika Energy juga menandatangani Perjanjian Opsi dengan Nusantara sehubungan dengan usulan pemberian 10 juta opsi oleh Nusantara kepada Indika Energy yang dapat dieksekusi hingga 1 Desember 2022 untuk melakukan penyertaan 10 juta saham yang disetor penuh di Nusantara dengan harga AU$ 0,61 per saham. Di samping itu, Indika Energy juga telah memiliki opsi sejumlah 16.693.711 saham yang dapat dieksekusi hingga 30 November 2020 dengan harga AU$ 0,35 per saham.

Proyek Awak Mas memiliki potensi cadangan sebanyak 1,1 juta ons emas dan 2 juta ons sumber daya emas di Sulawesi Selatan. Tahapan Definitive Feasibility Study (DFS) sudah dilakukan pada akhir tahun 2018 yang memberikan konfirmasi akan proyek emas yang prospektif, memiliki masa manfaat yang lama, dan berbiaya rendah. Saat ini Proyek Awak Mas dalam tahap studi lanjutan untuk optimasi tambang dan persiapan pembangunan proyek.

SEKILAS INDIKA ENERGY

PT Indika Energy Tbk. (“Indika Energy”) adalah perusahaan energi terpadu Indonesia melalui investasi strategis di Sumber Daya Energi - produksi batubara (PT Kideco Jaya Agung, PT Multi Tambangjaya Utama;, perdagangan batubara (Indika Capital Investment Pte. Ltd.), Jasa Energi - EPC minyak & gas (PT Tripatra Engineers & Constructors, PT Tripatra Engineering); EPC kontraktor pertambangan (PT Petrosea Tbk.); dan Infrastruktur Energi – transportasi, pelabuhan, dan logistik laut untuk barang curah dan sumber daya alam (PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk., PT Sea Bridge Shipping, PT Cotrans Asia, PT Indika Logistic & Support Services, PT Kuala Pelabuhan Indonesia); terminal penyimpanan bahan bakar (PT Kariangau Gapura Terminal Energi); pembangkit listrik tenaga uap batubara (PT Cirebon Electric Power, PT Prasarana Energi Cirebon). Entitas portofolio Indika Energy termasuk perusahaan investasi pertambangan mineral (Nusantara Resources Limited) dan perusahaan jasa teknologi digital (PT Indika Digital Teknologi). www.indikaenergy.co.id

SEKILAS NUSANTARA

Nusantara Resources Limited (“Nusantara”) adalah perusahaan pertambangan emas yang terdaftar di Australian Stock Exchange (ASX) dengan proyek utama yaitu Proyek Awak Mas yang memiliki perkiraan cadangan 1,1 juta ons emas dan 2 juta ons sumber daya emas di Sulawesi Selatan. Ditemukan pada tahun 1988, Awak Mas telah melakukan sekitar 135 km pengeboran yang terdiri dari 1.100 titik bor. Awak Mas merupakan perjanjian Kontrak Karya Generasi ke-7 dengan Pemerintah Indonesia. PT Masmindo Dwi Area (“Masmindo”), anak perusahaan Nusantara, memiliki hak eksklusif untuk mengeksploitasi Proyek Emas Awak Mas hingga tahun 2050.

DISCLAIMER:

Siaran Pers ini mungkin berisi informasi keuangan, proyeksi, rencana, strategi, dan tujuan PT Indika Energy Tbk. yang bukan merupakaan pernyataan fakta historis yang dapat dianggap sebagai pernyataan mendatang (forward looking statement) seperti yang didefinisikan oleh peraturan yang berlaku.

PT Indika Energy Tbk. dan/atau afiliasinya dan/atau pihak lain tidak bertanggung jawab atas akurasi dan kelengkapan pernyataan mendatang (jika ada) dalam Siaran Pers ini. Siaran Pers atau bagian manapun yang ada di dalamnya tidak dapat menjadi dasar bagi kontrak atau komitmen apapun.


Release Terkini


2020 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved