October
14
2021
     19:11

Hari Cuci Tangan Sedunia 2021: Lifebuoy Perkuat Aksi Edukasi C Untuk Cuci Tangan Guna Siapkan Anak Raih Masa Depan

Hari Cuci Tangan Sedunia 2021: Lifebuoy Perkuat Aksi Edukasi C Untuk Cuci Tangan Guna Siapkan Anak Raih Masa Depan

Jakarta, 14 Oktober 2021 – Di momen peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy kembali menggencarkan edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) kepada masyarakat khususnya anak-anak, dengan mengusung inisiatif global, ‘C untuk Cuci Tangan’. Lifebuoy memanfaatkan berbagai kanal komunikasi, materi, dan program edukasi yang dekat dengan anak serta membantu persiapan aktivitas sekolah tatap muka terbatas melalui dukungan perangkat kebersihan di berbagai sekolah di Indonesia.

Menjadi bagian dari inisiatif ini, sebuah webinar digelar dengan melibatkan narasumber: dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO, Direktur Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Dra. Sri Wahyuningsih M.Pd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia; Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia; dr. Kanya Ayu Paramastri, SpA, Dokter Spesialis Anak; Saskhya Aulia, Psikolog dan Titi Kamal, Brand Ambassador Lifebuoy.

Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia menyatakan, “Meski situasi pandemi menunjukkan perbaikan, bukan berarti kita abai dan terlepas dari berbagai ancaman kesehatan. Penerapan pola hidup bersih dan sehat tetap harus dijalankan.

Sebagai brand yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan dan kebersihan masyarakat Indonesia, Lifebuoy terus mengedukasi dan memfasilitasi masyarakat utamanya anak-anak, untuk membiasakan kegiatan CTPS tidak hanya dengan baik dan benar, tapi juga dengan cara yang menyenangkan. Melalui program CTPS yang telah dijalankan sejak 2004 lalu, kami telah berhasil mengedukasi lebih dari 105 Juta tangan bersih di Indonesia. Tahun ini, kegiatan edukasi terus diperkuat melalui inisiatif ‘C untuk Cuci Tangan’.”

dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO, Direktur Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan, “Kegiatan CTPS sudah mulai diedukasikan dan dikampanyekan sejak lama, bahkan sebelum pandemi hadir.

Inisiatif ini penting untuk diteruskan, karena aksi cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dapat mencegah penyebaran berbagai penyakit menular, bukan hanya COVID-19 tapi juga diare dan hepatitis. Berbagai penyakit ini dapat dicegah dengan CTPS.

Terkait kemitraan Hari Cuci Tangan Sedunia penting untuk dilakukan, dengan menerapkan pentahelix yang melibatkan 5 unsur penting: Pemerintah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Masyarakat, dan Media masa. Mari bersama kita implementasikan gaya hidup bersih dan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Karena masa depan ada di tangan kita, baik secara fisik maupun tanggung jawab.”

Sementara Dra. Sri Wahyuningsih M.Pd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia menambahkan, “Merdeka belajar jadi respon kami di kementerian sebagai jawaban dari visi misi pemerintah untuk menciptakan generasi hebat di masa depan.

Implementasi sekolah tatap muka terus didorong guna mempersiapkan anak-anak Indonesia agar tetap dapat mengejar capaian pendidikan dan menghindari learning loss. Kami memahami banyak orang tua yang masih khawatir, namun penting diingat bahwa PHBS dan CTPS harus jadi norma baru yang terus kita terapkan.  Ini juga jadi modal utama untuk memulai pendidikan tatap muka, dan perlu diterapkan untuk setiap elemen - mulai dari satuan pendidikan, hingga masyarakat luas”.

COVID-19 nyatanya memiliki dampak panjang yang mengkhawatirkan bagi kesehatan. Sebuah penelitian menemukan 1 dari 4 orang penyintas COVID-19 mengalami gejala long COVID-19 cukup panjang . Penelitian ini juga menyatakan bahwa anak-anak dan remaja penyintas COVID-19 juga dapat merasakan hal yang serupa.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved