November
26
2021
     19:16

Dari Inapro Expo Jatim 2021, Kemendag Perkuat Industri Halal dan Fesyen Muslim Nasional

Dari Inapro Expo Jatim 2021, Kemendag Perkuat Industri Halal dan Fesyen Muslim Nasional

Surabaya, 25 November 2021 – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengungkapkan, Kementerian Perdagangan turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Indonesia Product (Inapro) Expo 2021 di Jawa Timur. Pameran ini diharapkan memperkuat penetrasi industri halal dan fesyen muslin di Tanah Air sehingga turut mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Didi saat menghadiri Pembukaan Inapro Expo 2021 di Grand City Convention Center Surabaya, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (25/11). Pembukaan dihadiri juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) M. Arsjad Rasjid, serta Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto.

Inapro Expo 2021 yang digelar secara hibrida pada 25—28 November 2021 bertujuan untuk mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) serta sebagai bagian upaya pemulihan ekonomi nasional. Dengan mengambil tema “Local Product to Global Market” pameran ini menampilkan berbagai produk unggulan Indonesia, khususnya provinsi Jawa Timur.

“Diharapkan Inapro Expo 2021 yang dilaksanakan secara hibrida pada tahun ini dapat secara maksimal berkontribusi pada pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Didi.

Didi menyampaikan, dampak krisis pandemi Covid-19 yang telah memasuki tahun kedua tidak hanya dirasakan sektor kesehatan tetapi juga perekonomian secara global. Semua pihak dituntut beradaptasi melalui penerapan teknologi digital dalam kehidupan sosial, pendidikan, perekonomian, termasuk aktivitas perdagangan.

“Kemendag mengapresiasi Kadin Jawa Timur yang memfasilitasi peserta pameran sehingga dapat kembali berinteraksi dengan para pembeli dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Didi.

Kemendag turut berpartisipasi dengan menghadirkan Paviliun Kementerian Perdagangan. Paviliun tersebut menampilkan produk fesyen muslim enam pelaku usaha. Pelaku usaha tersebut adalah PT Shantika Fashion Jaya, LORI Fashion, RAMLI Collection, Rasyida Alam, Eling Galeri, dan PT Cipta Amanah Niaga.

Menurut Didi, kehadiran produk fesyen muslim di Paviliun Indonesia selaras dengan upaya yang digalakkan Kemendag yaitu peningkatan ekspor sektor fesyen muslim dan produk halal. “Sebelumnya, Kemendag telah menggelar Embracing Jakarta Muslim Fashion Week pada Kamis (18/11) lalu. Ajang yang diinisiasi Kemendag dan Kadin ini akan menjadi pergelaran akbar tahunan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia,” terangnya.

Selain produk fesyen muslim, Paviliun juga menghadirkan stan Informasi untuk menyosialisasikan layanan konsultasi ekspor melalui Export Center Surabaya (ECS). Pada stan ini, Kemendag memfasilitasi 10 pelaku usaha yaitu Omaku (popcorn gourmet), PT Welco (selai), PT Suryajaya Abadipekasa (kornet daging, makanan kaleng siap santap), Elevens Cap (produk topi baseball), UD Sumber Jaya Abadi (produk sepatu), CV Hortindo Agrokencana Farm (sukun beku, pia, dan kacang), CV Bolu Ketan Mendut (keripik brownies), CV Dua Putri Sholehah (bawang goreng), Rubath Kopi Jombang (kopi), serta UD Fanka Mandiri (sambal pecel dan keripik pisang).

Dikatakan Didi, pemilihan ECS di Surabaya karena Kota Pahlawan ini dipandang sebagai lokasi strategis untuk pusat logistik dan perdagangan nasional. Selain itu, Surabaya merupakan hub untuk kawasan Indonesia Timur. Untuk itu, pembangunan ESC merupakan salah satu bentuk kontribusi Kemendag bagi penguatan ekspor.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

No Release Found

Terpopuler


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved