October
13
2021
     16:47

Dapat Fasilitas Pameran di Jerman, Kinerja Ekspor IKM Kerajinan Meroket

Dapat Fasilitas Pameran di Jerman, Kinerja Ekspor IKM Kerajinan Meroket

Melihat kondisi tersebut, peluang pengembangan industri kerajinan terbentang luas. Apalagi, pangsa pasar industri kerajinan Indonesia baru 2,5 persen dari pasar dunia dan bisa terus berkembang. Oleh sebab itu, Ditjen IKMAKemenperin terus aktif mempromosikan beragam produk kerajinan nasional agar mampu menguasai pasar domestik dan internasional.

“Tentunya hal ini merupakan capaian yang membanggakan, yang menunjukkan peningkatan kemampuan IKM Indonesia, dan juga peningkatan penetrasi terhadap pasar global, khususnya Uni Eropa,” kata Reni.

Reni mengapresiasi kinerja IKM kerajnan yang mampu terus mengekspor produknya di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Sebab, perusahaan harus menghadapi kelangkaan kontainer dan kapal  serta meningkatnya biaya pengiriman akibat pandemi yang mengganggu rantai pasok dunia. “Harapannya ke depan permasalahan ini dapat segera ditangani pihak terkait,” ucap Reni. Pada ekspor kali ini, empat perusahaan memberangkatkan produknya dengan total 28 kontainer 40 feet HC secara bertahap.

Kinerja ekspor IKM peserta Pameran Ambiente rata-rata meningkat sebesar 99,5 persen per tahun selama tiga tahun terakhir. “Pada 2019, delapan peserta Pameran Ambiente mencatatkan nilai penjualan saat pameran sebesar USD1,57 juta dan nilai ekspor setelah pameran menjadi USD3,28 juta. Sebelumnya, pada 2018, nilai penjualan enam peserta saat pameran tercatat USD705,2 ribu dan nilai ekspor setelah pameran menjadi USD1,2 juta. Sedangkan pada 2017, delapan peserta mencatatkan nilai penjualan USD439,6 ribu dengan nilai ekspor setelah pameran menjadi USD950 ribu,” ungkap Reni.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved