September
19
2022
     15:03

Rangkaian Pertemuan AEM dengan Negara Mitra FTA dan Dialog ASEAN : Ketahanan Ekonomi

Rangkaian Pertemuan AEM dengan Negara Mitra FTA dan Dialog ASEAN : Ketahanan Ekonomi
ILUSTRASI. Wamendag, Jerry Sambuaga menjadi pembicara pada Sosialisasi Hasil-hasil Perundingan Perdagangan Internasional Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE CEPA) di Hotel Novotel Tangerang, Banten (28 Juli).

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Para Menteri Ekonomi ASEAN melakukan sejumlah Pertemuan Konsultasi dengan Negara Mitra Free Trade Agreement (FTA) ASEAN, yaitu Australia, Selandia Baru, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan India, serta Negara Mitra Dialog ASEAN, yaitu Amerika Serikat, Rusia, Kanada, dan Uni Eropa. Pertemuan diselenggarakan dalam rangkaian Pertemuan MenteriMenteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) Ke-54 pada 16—18 September 2022, di Siem Reap, Kamboja.

"ASEAN bersama seluruh Negara Mitra FTA dan Negara Mitra Dialog perlu terus meningkatkan kerja sama dalam meningkatkan ketahanan ekonomi kawasan di tengah berbagai tantangan global yang sedang dihadapi. Kerja sama yang perlu ditingkatkan antara lain penguatan rantai pasok kawasan, fasilitasi perdagangan, ekonomi digital, pengembangan teknologi hijau, serta dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga selaku pelaksana tugas (alternate) AEM mewakili Menteri Perdagangan RI.

Pada Pertemuan Konsultasi AEM dengan Kanada ke-11, para menteri secara khusus mengapresiasi perkembangan yang telah dilakukan setelah peluncuran perundingan tahun lalu, termasuk telah dilaksanakannya putaran pertama Perundingan ASEAN-Canada FTA (ACAFTA).

“ACAFTA merupakan FTA yang sangat penting untuk ASEAN karena merupakan FTA pertama ASEAN dengan negara di kawasan Amerika. Indonesia memiliki peran srategis karena merupakan Country Coordinator dan Ketua Perunding. Kami berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan perundingan sehingga target penyelesaian secara substansial pada tahun depan dapat tercapai,” tegas Wamendag Jerry.

Pada kesempatan ini, Indonesia juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan negara mitra yaitu Australia, Hong Kong, Rusia, Kanada serta dengan asosiasi pelaku usaha seperti US-ABC, dan IndoCham.

Wamendag menambahkan, dalam pertemuan dengan Australia, kedua pihak sepakat untuk bersikap pragmatis untuk mendorong penyelesaian perundingan upgrading ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA) dan untuk meningkatkan kerja sama melalui proses reviu Perjanjian Kemitraan Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) tahun depan.

“Sementara, Hong Kong menyampaikan ketertarikannya bergabung dengan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP). Sedangkan, dengan Kanada, kami sepakat diskusi perlu terus diintensifkan untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan, termasuk pada isu-isu baru seperti tenaga kerja, lingkungan, dan inclusive trade,” pungkas Wamendag Jerry.

Secara umum, rangkaian pertemuan bilateral membahas berbagai upaya penguatan kerja sama ekonomi Indonesia dengan berbagai pihak, baik dalam konteks bilateral, maupun regional.

Baca Juga: Pertemuan SEOM ke-2, Aktifkan kembali Proyek ASEAN dan Dorong Perundingan ACAFTA

Selanjutnya: Copper Prices Fall on Bleak Demand Outlook Pressures

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved