October
18
2023
     21:44

Indonesian GP 2023: MotoGP Mandalika Sukses, Pacu Ekonomi & Pariwisata Tanah Air

Indonesian GP 2023: MotoGP Mandalika Sukses, Pacu Ekonomi & Pariwisata Tanah Air
ILUSTRASI. Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 13-15 Oktober 2023 usai digelar.Event internasional ini pun sukses menarik 103.000 kunjungan penonton, jauh di atas target sebanyak 80.000 kunjungan.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 13-15 Oktober 2023 usai digelar. Pelaksanaan ajang bergengsi kelas dunia tersebut berjalan sukses dan mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

Event internasional ini pun sukses menarik 103.000 kunjungan penonton, jauh di atas target sebanyak 80.000 kunjungan.

Direktur Utama PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) Priandhi Satria mengatakan sebuah kebanggaan bagi Indonesia kembali berhasil menggelar ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika. Menurutnya, ini adalah pembuktian kepada dunia bahwa Indonesia mampu menghadirkan event sekelas MotoGP dengan sukses.

Perlu dicatat, gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika disaksikan langsung di 200 negara dengan penonton terverifikasi mencapai hampir 500 juta orang.

“Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 berjalan dengan baik dan benar tanpa ada catatan berarti dari FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) dan Dorna. Para pembalap pun menyampaikan langsung bahwa kualitas sirkuit di Mandalika sangat baik, bahkan menjadi salah satu yang terbaik dari seluruh seri. Untuk usia sirkuit yang baru 1,5 tahun, saya sangat bangga kepada seluruh pihak yang sudah membantu mensukseskan event ini,” ujarnya.

Menurut Priandhi, kesuksesan Indonesian GP 2023 menjadi momentum bagi pihaknya untuk menyiapkan penyelenggaraan MotoGP pada tahun depan dengan lebih baik lagi.

Kesuksesan Indonesia GP 2023 juga tak hanya diraih dari aspek balapan saja, tetapi juga kontribusi terhadap ekonomi dan pariwisata. Dengan penyerapan ribuan tenaga kerja lokal NTB serta bergeliatnya industri pariwisata setempat menjadi katalis positif bagi perekonomian daerah yang akhirnya turut menunjang perekonomian nasional.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 ini memang menjadi ajang yang sangat mendukung sport tourism di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Jadi selain balapannya sukses, pariwisata dan ekonomi juga ikut terpacu,” tuturnya.

Hal ini pun sejalan dengan keyakinan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai perusahaan pengembang dan pengelola kawasan pariwisata, yang optimistis kontribusi Indonesian GP 2023 terhadap perekonomian nasional meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kami optimistis dampak ekonomi nasional dari perhelatan MotoGP dapat melebihi capaian tahun lalu, yakni lebih dari Rp 4,5 triliun,” ujar Direktur Utama ITDC Ari Respati.

Senada, Menteri BUMN Erick Thohir menilai Indonesian GP 2023 telah sukses digelar akan memberikan dampak ekonomi yang baik. Ia yakin dampak ekonomi yang dihasilkan, meningkat dibandingkan pada MotoGP Mandalika 2022. “Pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur telah dilakukan dengan sangat matang oleh BUMN yang terlibat sehingga penyelenggaraan MotoGP kali ini jauh lebih baik. Saya optimistis MotoGP Mandalika 2023 akan memberikan multiplier effect yang lebih luas” jelas Erick Thohir.

Selain itu, kelancaran arus penonton juga jauh meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Selain dengan bertambahnya jumlah akses menuju NTB, kelancaran arus menuju Sirkuit Mandalika pun patut diapresiasi. Tahun ini, tak ada lagi kemacetan panjang menuju dan dari Sirkuit Mandalika berkat adanya penambahan infrastruktur jalan dan koordinasi yang lebih baik dengan pihak-pihak terkait.

Berbagai proses persiapan, pelaksanaan hingga berakhirnya ajang balap Indonesian GP 2023 di Sirkuit Mandalika tak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga badan swasta. Official sponsor untuk ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 antara lain Pertamina, BNI, Mandiri, PLN, BTN, Semen Indonesia Group, BRI, BSI, Telkom Indonesia, Telkomsel, Taspen, MIND ID, Pupuk Indonesia, Jasaraharja, Jasamarga, Aprilia, AHM, Helm KYT, dan BMW Indonesia.

Presiden Direktur Dyandra&Co. Daswar Marpaung mengungkapkan kesuksesan penyelenggara Indonesian GP 2023 turut mengangkat gengsi Indonesia di mata dunia. Menurutnya, hal tersebut merupakan kontribusi bersama para pihak yang telah mendukung event ini, termasuk para penonton yang hadir langsung di Sirkuit Mandalika.

“Dinilai dari persiapan dan pencapaian kita semuanya on target. Pastinya tidak ada yang sempurna, namun catatan-catatan yang sebenarnya sangat minim akan kami jadikan penyemangat untuk gelaran tahun depan yang pastinya jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Daswar menambahkan kehadiran side event yang meriah tahun ini turut menunjang antusiasme tinggi dari penonton Indonesian GP tahun ini. Side event ini juga jadi ajang para UMKM untuk mengangkat usahanya ke panggung dunia. Tercatat ada 103 UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan tangan, hingga fesyen turut meriahkan gelaran ini.

Adanya empat zona besar, yakni Merdeka Zone, Bhinneka Zone, Pusaka Zone, dan Tropika Zone, yang diisi oleh berbagai acara seperti panggung hiburan Pertamina Energizing Stage yang menampilkan para musisi Tanah Air, Biker’s Lot, ajang test ride, official merchandise store, tenda UMKM, hingga area makan dan minum (food & beverages) bernama Fuel Up telah memanjakan penonton sepanjang gelaran berlangsung.

Tentang ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia. Selama 49 tahun, Perseroan telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 hektar yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia. Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 dan Presidensi G20 pada 2022.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali. Dengan dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola The Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah.

Pada tahun 2017 The Mandalika telah resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sejak itu telah menarik Real Estate Investment sebesar USD 1,3 Milyar. Saat ini, The Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional, salah satunya Pertamina Mandalika International Circuit, yang menjadi tempat penyelenggaraan event balap motor dunia World Superbike sejak 2021 dan MotoGP sejak  2022.

ITDC merupakan bagian dari InJourney yang merupakan perusahaan holding pada ekosistem aviasi dan pariwisata sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021.

Tentang MGPA   

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merupakan unit usaha ITDC, yang memiliki bisnis utama mengelola event “motor sport & tourism” dan mengoperasikan Pertamina Mandalika International Circuit. Produk dan layanan utama MGPA adalah penyelenggaraan event, penyediaan fasilitas pembalap, penyediaan logistik dan akomodasi, dan promosi serta penjualan tiket. MGPA telah dipercayakan oleh ITDC untuk mengambil alih kontrak dan tanggung jawab pelaksanaan Promotor’s Agreement antara ITDC dan Dorna Sports untuk penyelenggaraan MotoGP dan World Superbike di Sirkuit Mandalika mulai 2021 dan tahun-tahun selanjutnya.

Tentang PT Dyandra Media International Tbk

PT Dyandra Media International Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret 2013 dengan mencatatkan 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal berdirinya, tahun 2007, Dyandra dibentuk sebagai perusahaan induk (holding company) yang kini membawahi 27 anak perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE).

PT Dyandra Promosindo merupakan perusahaan pertama di bawah payung PT Dyandra Media International Tbk. Hadir sejak 3 Maret 1994, perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan pameran di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhannya, PT Dyandra Promosindo memperluas usahanya dengan membuka kantor cabang di Surabaya dan Makassar.

Perseroan membagi bidang usahanya menjadi 4 pilar bisnis yaitu :

Bisnis Penyelenggara Event/ Pameran (PT Dyandra Promosindo)
Bisnis Pendukung Event (PT Dyamall Graha Utama)
Bisnis Ruang Konvensi dan Pameran (PT Nusa Dua Indonesia)

  • Bali Nusa Dua Convention Center
  • Bali Nusa Dua Hotel
  • Dyandra Convention Center Surabaya

Bisnis Hotel (PT Graha Multi Utama)

  • Hotel Santika Siligita, Bali
  • Hotel Amaris Bandara Soekarno Hatta
  • Hotel Amaris Nusa Dua, Bali
  • Hotel Amaris Panglima Polim 2
  • Hotel Amaris Pekanbaru
  • Hotel Amaris Thamrin City

DYAN melalui bisnis unit PT Mitra Natura Raya mulai masuk ke industri tourism leisure sejak tahun 2020 sebagai operator taman wisata yaitu dengan mengelola 4 Kebun Raya yaitu Kebun Raya Bogor, Purwodadi, Cibodas dan Bali.

Baca Juga: Ada Ajang MotoGP Mandalika 2023, Penumpang Kapal Padangbai-Lembar Naik 70%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2023 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved