May
13
2022
     13:40

Importir Furnitur Indonesia di Swiss menerima Penghargaan Primaduta Award

Importir Furnitur Indonesia di Swiss menerima Penghargaan Primaduta Award
ILUSTRASI. Duta Besar RI bersama dengan Atdag RI menyerahkan penghargaan Primaduta Award 2021 kepada perusahaan Livingdreams, perusahaan besar furnitur di Swiss.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D. Hadad menyerahkan penghargaan Primaduta Award kepada importir furnitur Livingdreams yang diterima langsung oleh pemiliknya, yakni Nicole Hoch, di KBRI Bern (11/5). Penghargaan ini merupakan yang pertamakalinya diterima oleh Livingdreams.

Primaduta Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada importir luar negeri yang loyal membeli produk Indonesia, dimana para pemenang diumumkan pada saat pelaksanaan ajang Trade Expo Indonesia. Pada kesempatan ini Livingdreams menjadi pemenang Primaduta Award 2021 untuk Kategori Kelompok Pasar Potensial.

"Livingdreams merupakan salah satu perusahaan di Swiss yang telah lebih dari 20 tahun melakukan pembelian furnitur dan homedecor dari Indonesia untuk dipasarkan di Swiss. Tidak hanya itu, Livingdreams juga secara langsung melakukan pembimbingan kepada para pelaku usaha sektor tersebut di Indonesia, terutama terkait kualitas dan desain" ujar Dubes Muliaman.

Dubes Muliaman juga mengatakan bahwa Pasar furnitur Swiss merupakan pasar yang sangat selektif dalam hal kualitas, sehingga produk yang masuk ke Swiss harus benar-benar memperhatikan aspek tersebut. Berbagai sertifikasi mutu serta persyaratan ketertulusuran juga merupakan komponen kunci di pasar Swiss.

Selain itu juga disampaikan bahwa pasar furnitur dan homedecor di Swiss cukup menjanjikan. Terlebih dengan telah berlakunya Perjanjian dagang antara Indonesia dan negara-negara EFTA yaitu Swiss, Norwegia, Islandia dan Liechtenstein pada November 2021.

‘Bea masuk untuk produk homedecor dan furnitur ke Swiss sangat rendah bahkan mencapai 0%, ini bisa menjadi keunggulan tersendiri bagi furnitur Indonesia dan bersaing dengan produk sejenis dari negara lain’’ tambah Muliaman.

Pemilik Livingdreams, Nicole Hoch, menyatakan sangat mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah memberikan penghargaan ini. Dirinya mengatakan akan terus membeli produk furnitur Indonesia yang memang sejak lama sudah terkenal dengan kualitas.

Perdagangan Indonesia dan Swiss pada tahun 2021 mencatatkan surplus sebesar 637,7 Juta USD untuk Indonesia, dimana tahun tersebut impor Swiss dari Indonesia tercatat sebesar 1,6 Miliar USD.
Menurut data terakhir dari Swiss Federal Office for Customs and Border Security (FOCBS), nilai ekspor komoditas Indonesia ke Swiss mencapai 1.26 miliar USD pada kuartal I/2022, yakni meningkat 998.0% dibandingkan nilai ekspor Indonesia ke Swiss pada kuartal I/2021 (115.53 juta USD).

Begitu pula dengan ekspor furnitur Indonesia ke Swiss yang juga meningkat pada kuartal I/2022, yakni sebesar 7,1 juta USD. Nilai ini meningkat 34,62% dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni senilai sebesar 5,28 juta USD. Atase Perdagangan RI di Jenewa, Danang Prasta Danial mengatakan hubungan dagang antara Indonesia dan Swiss kedepannya diharapkan terus berjalan dengan baik.
‘’Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, Perwakilan RI di Luar Negeri dan Kementerian terkait lainnya akan terus berupaya untuk meningkatkan ekspor Indonesia, terutama ke Swiss dan negara-negara potensial lainnya.’’ tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved