May
14
2019
     23:28

"The Vaseline Healing Project" Bersama Perdoski Cabang Jakarta Bantu Perbaiki Kondisi Kulit Masyarakat di Wilayah Rawan

Jakarta, 14 Mei 2019 – Brand perawatan kulit Vaseline kembali menyelenggarakan program “The Vaseline Healing Project” untuk ketigakalinya di Indonesia. Kali ini, program tersebut digelar di Rumah Susun Waduk Pluit Muara Baru sebagai bentuk kolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta untuk menyebarluaskan edukasi tentang kesehatan kulit serta membantu memperbaiki kondisi kulit 250 warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Mahnessa Siregar selaku Brand Manager Vaseline menuturkan, “Percaya bahwa kulit sehat dapat dimiliki oleh semua orang tanpa terkecuali, Vaseline terus membangun kesadaran masyarakat dunia untuk lebih peduli kepada kesehatan kulit mereka. Di saat yang sama, kami juga menyadari bahwa bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang mengalami bencana, krisis, maupun kemiskinan, gangguan kulit yang paling sederhana dan sebenarnya dapat dicegah, telah memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup mereka.”

“Oleh karena itu, sejak 2015 Vaseline menggelar program ‘Vaseline Healing Project’ sebagai bukti nyata dari misi global Vaseline untuk memperbaiki kulit dan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan di seluruh dunia. Hingga kini, program ini telah digelar di 41 negara dan membantu 3,2 juta orang,” lanjut Mahnessa.

Di setiap misi yang dilakukan di bawah program “The Vaseline Healing Project”, salah satu produk legendaris dari Vaseline, yaitu Vaseline Repairing Jelly telah terbukti sangat berguna untuk memperbaiki kondisi kulit masyarakat yang berada di wilayah sasaran. Kandungan petrolatum di dalam Vaseline Repairing Jelly dapat menutup permukaan kulit dari air dan udara, sehingga membantu kulit untuk memperbaiki kekeringannya. Selain itu, ia juga dapat mengurangi penguapan air dari permukaan kulit sehingga memudahkan lapisan epidermis kulit untuk berfungsi secara normal.

Di Indonesia sendiri, setelah tahun lalu sukses membantu memperbaiki kulit dan kualitas hidup lebih dari 300 warga di wilayah Bangkalan, Madura dan Gunung Sinabung, tahun ini “The Vaseline Healing Project” kembali diselenggarakan di Kecamatan Penjaringan. Wilayah ini terpilih karena masih tingginya jumlah penderita gangguan kulit; salah satunya disebabkan oleh bencana banjir rob atau banjir akibat naiknya gelombang pasang yang masih kerap mereka alami.

dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK, FINS-DV menanggapi, “Musibah banjir biasanya diikuti oleh timbulnya berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kulit. Penyakit kulit yang dapat timbul setelah kejadian banjir diantaranya adalah infeksi bakteri, infeksi jamur, dan dermatitis atau eksim.”

“Sebagian masyarakat di Kecamatan Penjaringan masih mengabaikan gangguan kulit yang mereka alami dan tidak menganggapnya sebagai hal yang berbahaya. Padahal, gangguan kulit yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan menjadi lebih sulit disembuhkan dan berpotensi mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan,” lanjut dr. Litya.

Untuk membantu memulihkan kondisi ini, “The Vaseline Healing Project” di Kecamatan Penjaringan diselenggarakan bekerjasama dengan PERDOSKI Cabang Jakarta berdasarkan misi yang sejalan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya merawat kesehatan kulit demi hidup yang lebih berkualitas.

Ketua PERDOSKI Cabang Jakarta, dr. Danang Triwahyudi, Sp.KK, FINSDV, FAADV menerangkan, “Untuk pelaksanaan program ‘The Vaseline Healing Project’ ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan efektif. Kami mengerahkan tim medis yang terdiri dari kurang lebih 30 orang dokter spesialis kulit dan kelamin untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai kesehatan kulit kepada 50 Kader Puskesmas maupun Posyandu, dan juga masyarakat setempat. Selanjutnya, selain langsung memberikan layanan kesehatan untuk membantu memperbaiki masalah kulit yang mereka miliki, kami juga membagikan paket obat-obatan – termasuk Vaseline Repairing Jelly – agar masyarakat dapat terus memelihara kesehatan mereka.”

Program kali ini melibatkan lebih dari 100 orang relawan yang terdiri dari dokter spesialis anggota PERDOSKI Cabang Jakarta, karyawan Unilever Indonesia, para petugas kesehatan, hingga sosok selebrita, Nycta Gina. “Senang sekali di bulan baik ini saya mendapat kesempatan untuk membantu sekaligus berbagi pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada masyarakat Kecamatan Penjaringan. Sebagai seorang ibu sekaligus dokter, saya memahami bahwa hidup yang sehat diawali dengan kebiasaan yang sehat pula. Menurut saya, program ‘The Vaseline Healing Project’ dengan berbagai muatan edukasinya akan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk memulai kebiasaan tersebut, khususnya dalam memelihara kesehatan kulit mereka,” komentar Gina.

Di penghujung acara, Mahnessa berharap program “The Vaseline Healing Project” dapat membantu masyarakat Kecamatan Penjaringan untuk menikmati hidup yang lebih berkualitas dengan kulit yang sehat, terutama di bulan Ramadan sehingga mereka dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. Tak kalah pentingnya, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsultasikan kondisi kulit mereka kepada para ahli sehingga permasalahan kulit mereka dapat diperbaiki sebelum menjadi masalah yang lebih serius.

Secara global, program ini memiliki target untuk memperbaiki kondisi kulit 5 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2020, sebagai bagian dari komitmen Unilever Sustainable Living Plan (USLP).

Tentang PT Unilever Indonesia Tbk
PT Unilever Indonesia Tbk telah beroperasi sejak tahun 1933 dan telah menjadi perusahaan Fast Moving Consumer Goods terdepan di pasar Indonesia. Unilever Indonesia memiliki 42 brand yang terbagi dalam 2 segmen usaha; Home & Personal Care (HPC) dan Foods & Refreshment (F&R). Unilever Indonesia telah go public pada tahun 1982 dan saham-sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Unilever berkomitmen tinggi untuk tetap melaju dan maju bersama Indonesia. Untuk tahun buku yang berakhir 31 Maret 2019, penjualan bersih Unilever Indonesia mencapai Rp 10,7 triliun dimana penjualan HPC dan FNR masing-masing sebesar Rp 7,2 triliun dan Rp 3,5 triliun. Sedangkan laba bersih Perseroan mencapai Rp 1,7 triliun. Unilever memiliki sembilan pabrik yang berada di Cikarang dan Rungkut. Pada tahun 2016, seluruh pabriknya telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Secara global, pada tahun 2010 Unilever meluncurkan Unilever Sustainable Living Plan, strategi untuk terus mengembangkan bisnisnya seraya mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat. USLP memiliki tiga tujuan utama:
1. Meningkatkan kesehatan 1 milyar orang pada 2020
2. Mengurangi setengah dari dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi bisnisnya pada 2030
3. Meningkatkan penghidupan jutaan orang pada 2020
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai capaian USLP silahkan kunjungi: https://www.unilever.co.id/sustainable-living/ dan untuk informasi lainnya tentang Unilever Indonesia dan brand, silahkan kunjungi www.unilever.co.id dan aset sosial media kami, Twitter dan Instagram @UnileverIDN, Facebook Unilever ID dan Youtube Unilever Indonesia

 


Contact Information 1:
Adisty Nilasari

adisty.nilasari@unilever.com
+6221 8082 7000

Release Terkini