March
17
2020
     13:57

Respon Situasi Covid-19, Apkasi Apresiasi Ruangguru, Himbau Pemerintah Kabupaten di Indonesia Manfaatkan Sekolah Online

Respon Situasi Covid-19, Apkasi Apresiasi Ruangguru, Himbau Pemerintah Kabupaten di Indonesia Manfaatkan Sekolah Online

Jakarta, 16 Maret, 2020. Dalam semangat membantu pemerintah daerah yang telah mengambil kebijakan pengalihan belajar di rumah di tengah darurat kesehatan COVID-19, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) hari ini menghimbau agar pelajar di seluruh Indonesia, khususnya mereka yang kegiatan belajarnya sudah terganggu, untuk meminimalisir interaksi di luar rumah dan memanfaatkan platform belajar secara daring seperti Sekolah Online Ruangguru Gratis yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun melalui aplikasi Ruangguru, aplikasi belajar terbesar di  Asia Tenggara.

Lewat program Sekolah Online Ruangguru Gratis, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa, di aplikasi Ruangguru. Dimulai dari Senin, 16 Maret 2020, siswa bisa mengikuti pembelajaran Sekolah Online Ruangguru Gratis dari pukul 08.00 - 12.00 WIB, di mana akan tersedia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan IPS), yang dipandu oleh para Master Teachers Ruangguru. Selain fasilitas live teaching, para siswa dapat terus melatih pemahamannya melalui fitur Bank Soal dan Online Tryout secara gratis.

“Apkasi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rumah Belajar persembahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  Ruangguru dan pengembang pembelajaran online lainnya yang dalam situasi seperti saat ini melakukan langkah afirmasi yang luar biasa, yaitu menggratiskan layanannya untuk memastikan jutaan pelajar di seluruh daerah di Tanah Air tetap bisa belajar dengan baik. Besok (17 Maret 2020), kami akan mengirimkan himbauan kepada seluruh Bupati di Indonesia beserta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk menyelenggarakan kegiatan belajar daring,” ujar Ketua Umum APKASI Abdullah Azwar Anas.

Anas, yang juga adalah Bupati Banyuwangi, melanjutkan, “Apkasi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Telkomsel yang telah menggratiskan akses data bagi pelajar yang mengakses layanan pembelajaran online Ruangguru. Apkasi menilai, fasilitas pembelajaran online ini bukan gimmick semata, melainkan cara yang efektif untuk mengkondisikan anak agar tetap belajar di rumah dalam kebijakan pengalihan tempat pembelajaran saat ini. Jadi bukan berarti pengalihan belajar ke rumah saat ini yang telah diambil oleh beberapa kabupaten sebagai ‘liburan.’”

Inisiatif APKASI dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk membatasi interaksi sosial, guna mencegah meningkatnya persebaran penyakit COVID-19, setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) juga telah merekomendasikan kegiatan belajar jarak jauh sebab COVID-19 telah mengganggu kegiatan bersekolah 290 juta siswa di seluruh dunia.

Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, menambahkan, “Kami menyadari bahwa situasi yang melanda banyak sekali siswa dan keluarga saat ini telah mengganggu proses belajar dan mengajar mereka. Oleh karena itu, hadirnya Sekolah Online Ruangguru Gratis merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesehatan jutaan guru, siswa dan keluarga, dan kami sangat antusias bahwa upaya kami ini diakui dan mendapatkan dukungan penuh dari kepala daerah di Indonesia yang juga berkomitmen penuh untuk memastikan berjalannya kegiatan belajar dan mengajar yang efektif.”

“Selain program bagi siswa, para guru juga bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengajar melalui program Pelatihan Guru Online yang tersedia di aplikasi Ruangguru, gratis selama 1 bulan kedepan. Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional. Jadi bukan hanya murid yang belajar, guru pun juga bisa ikut serta,” ujar Belva.

“Untuk memudahkan akses belajar para siswa dan guru, kami dari Ruangguru juga sudah mulai menggandeng penyedia layanan komunikasi dan internet seperti Telkomsel, dengan meluncurkan Paket Data Rp0 yang memungkinkan pengguna untuk mengakses seluruh materi belajar di aplikasi Ruangguru bebas kuota hingga 30Gb untuk 30 hari ke depan. Untuk memanfaatkan kesempatan ini, pengguna nomor prabayar dan pasca bayar Telkomsel dapat mengaktifkan Paket Data Rp0 melalui aplikasi My Telkomsel,” lanjut  Belva.

Selain program Sekolah Online Gratis, Ruangguru juga menurunkan harga berlangganan paket ruangbelajar, untuk memudahkan siswa mengakses ribuan video belajar beraminasi bagi siswa kelas 1 SD hingga 12 SMA. Ruangguru meluncurkan paket berlangganan 1 bulan dengan harga Rp 50.000,- yang dapat diaktifkan dengan menggunakan kode diskon: TETAPSEHAT.

Tentang Ruangguru
Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara yang berfokus pada layanan pendidikan. Saat ini, Ruangguru telah memiliki lebih dari 15 juta pengguna terdaftar dan memberikan akses kepada lebih dari 300.000 guru privat.
 
Ruangguru menyediakan layanan bimbingan belajar online dan marketplace guru melalui aplikasi Ruangguru, pelatihan soft skills untuk umum dan profesional secara online melalui platform Skill Academy, pusat pembelajaran blended learning secara online dan offline di 15 cabang Brain Academy di seluruh Indonesia, serta platform pelatihan bagi korporasi di aplikasi ruangkerja. Ruangguru juga telah melakukan ekspansi layanan dan produk ke pasar Vietnam.

Tentang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia
Reformasi yang terjadi pada tahun 1999 telah merubah tatanan sistem pemerintahan di Indonesia dari sistem sentralisasi menjadi sistem desentralisasi, yang pelaksanaannya diwujudkan dalam bentuk otonomi daerah. Keberhasilan dalam melaksanakan otonomi daerah akan sangat menentukan perjalanan bangsa dan negara di masa mendatang.
Dalam upaya mendukung keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah maka pemerintah daerah khususnya pemerintah kabupaten membentuk wadah kerjasama dengan nama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Pendeklarasian dilakukan pada 30 Mei 2000 oleh 26 Bupati yang mewakili 26 Provinsi pada saat itu. Seiring berjalannya waktu, hingga saat ini anggota Apkasi berjumlah 416 Pemerintah Kabupaten.


Release Terkini


2020 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved