April
08
2021
     17:53

Popok Baby Happy Gelar Webinar Pembinaan Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru

Popok Baby Happy Gelar Webinar Pembinaan Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru

Jakarta, 8 April 2021 – Baby Happy, popok sekali pakai dari Wings Care hari ini kembali menggelar webinar ke-3 sebagai penutup rangkaian CSR “Baby Happy, Keluarga Happy” dengan tema “Peran Ayah di Parenting Era Baru”. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Baby Happy akan seluruh keluarga Indonesia agar menjadi keluarga yang kuat dan sehat terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

Terbukti, antusiasme masyarakat cukup masif dalam 2 webinar terakhir. Hal ini dikarenakan topik pembahasan yang dibagikan sebagai edukasi moms and dads di seluruh Indonesia sangat relevan dan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara fisik maupun mental.

Kali ini, Baby Happy juga kembali menggaet pakar seperti psikolog anak dan keluarga dan tenaga pendidik serta berbincang dengan Dude Harlino, selaku Brand Ambassador Baby Happy dan Franda yang membagikan pengalaman tentang peran orang tua, khususnya Ayah dalam dunia parenting.

Julie Widyawati selaku Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia) mengatakan “Kami berinisiatif menggelar kegiatan CSR “Baby Happy, Keluarga Happy” untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga baik kebutuhan popok bayi maupun edukasi demi stabilitas keluarga yang lebih baik. Ini adalah acara terakhir dari webinar series yang kami adakan, kali ini kami mengangkat tema Peran Ayah di Parenting Era Baru karena kami ingin mengedukasi masyarakat bagaimana pentingnya harmoni hubungan Ayah dan Ibu dalam tumbuh kembang dan pendidikan anak. Selain itu, karena Baby Happy adalah satu-satunya produk popok bayi yang secara konsisten sejak pertama kali hadir selalu mengedepankan pesan pentingnya peran Ayah dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.”

Harmoni Peran Ayah dan Ibu di tengah Pandemi

Selama #dirumahaja, setiap rumah tangga memiliki kesempatan untuk bonding dengan anggota keluarga, meningkatkan aspek spiritual keluarga, serta mengembangkan keterampilan baru khususnya perkembangan dan pertumbuhan anak-anak. Namun, di sisi lain menjalani kegiatan #dirumahaja terus menerus juga berpotensi menyebabkan disharmonisasi hubungan suami istri karena beberapa faktor, seperti kebingungan adaptasi kegiatan school from home dan work from home, anak yang menuntut perhatian lebih, atau bahkan kelelahan secara fisik dan mental baik Ayah maupun Ibu.

Menjadi sosok Ayah memang memiliki tanggung jawab atau peran yang sangat berpengaruh di rumah khususnya untuk anak. Ayah tidak hanya sekedar menjadi sosok penyedia kebutuhan jasmani, tapi juga rohani karena Ayah dinilai sebagai pelindung, guru, role model, teman bermain, serta penyayang anak dan Ibu. Di masa pandemi, sesungguhnya Ayah dapat semakin berperan serta dalam pengasuhan tumbuh kembang anak sebagai upaya mencegah anak jenuh, bosan, stress hingga depresi.

“Ayah adalah katalisor dalam keluarga, karena mampu menyeimbangkan peran Ibu dalam ketahanan keluarga. Ayah yang selalu dekat dan siaga, akan menjamin anak tumbuh kembang menjadi pribadi yang tidak hanya sehat fisiknya, namun juga sehat mentalnya terutama di masa krisis, seperti pandemi ini,” ujar Irma Gustiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog Anak dan Keluarga.

Selain siaga memberikan perhatian dalam masa tumbuh kembang anak, Ayah juga harus berperan dalam membangun hubungan suami istri yang harmonis dan sehat di tengah pandemi. Beberapa hal yang dapat dilakukan seperti meluangkan waktu berkomunikasi tanpa memberikan penilaian, memahami kecemasan pasangan, melakukan kegiatan bersama-sama agar lebih mengenal karakteristik pasangan, serta memberikan penghargaan atas usaha yang dilakukan pasangan dinilai penting dalam meningkatkan kekuatan serta harmonisasi pasangan suami istri.

Pendidikan Era Baru, Kolaborasi Kompak Orang Tua dan Sekolah

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved