March
16
2021
     17:56

Popok Baby Happy Edukasi Pola Makan, Tidur dan Aktivitas Balita untuk Optimasi Tumbuh Kembang Anak

Popok Baby Happy Edukasi Pola Makan, Tidur dan Aktivitas Balita untuk Optimasi Tumbuh Kembang Anak

Jakarta, 16 Maret 2021 – Baby Happy, popok sekali pakai dari Wings Care hari ini kembali menggelar webinar ke-2 sebagai bagian dari rangkaian CSR “Baby Happy, Keluarga Happy” dengan tema “Kupas Tuntas Aturan Makan, Tidur dan Aktivitas Balita untuk Optimalkan Tumbuh Kembangnya”.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Baby Happy untuk membantu keluarga Indonesia siap menghadapi tantangan khususnya pada masa pandemi seperti saat ini. Tidak hanya sekedar memberikan bantuan langsung berupa popok, Baby Happy juga turut mengedukasi para orang tua dalam memaksimalkan masa pertumbuhan anaknya.

Tumbuh kembang anak usia dini yang optimal tergantung dari perilaku sehat yang dilakukan, termasuk diantaranya: perilaku makan dan minum, perilaku kebersihan diri dan perilaku keseimbangan yakni istirahat dan tidur yang cukup.

Julie Widyawati selaku Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia) mengatakan “Dalam masa pandemi seperti saat ini menjaga stabilitas dan kesehatan keluarga merupakan hal terpenting. Setelah menjalani webinar pertama, kami melihat antusiasme masyarakat Indonesia yang cukup masif akan edukasi pola asuh dan perhatian terhadap kesehatan anak demi tumbuh kembang anak yang optimal.

Untuk itu, kali ini Baby Happy membagikan edukasi pentingnya pola makan yang benar, pola tidur yang benar dan aktivitas apa saja yang diperlukan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak menjadi lebih baik sebagai bekal untuk para orangtua menghadapi tantangan yang berbeda karena pembatasan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat.”

Aktivitas Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Anak

Berbicara mengenai strategi untuk tumbuh kembang anak yang optimal, Baby Happy mengundang Psikolog sekaligus Co-Founder @TigaGenerasi, Saskhya Aulia untuk mengedukasi pentingnya stimulasi motorik pada anak usia dini. Saskhya mengungkapkan bahwa stimulasi motorik perlu diperhatikan karena merupakan dasar dari perkembangan diri anak selanjutnya, pintu masuk perkembangan otak anak yang optimal, dan melatih daya tahan mental anak.

“Kesuksesan stimulasi motorik ini dapat dilakukan dengan memberikan berbagai aktivitas fisik dan interaksi yang membahagiakan bagi anak sehari-hari. Oleh sebab itu, selain stimulasi, interaksi keluarga yang baik dan membuat mereka bermain dengan senang adalah kunci dari tumbuh kembang yang optimal,” jelas Saskhya lebih lanjut.

Tahap perkembangan motorik setiap anak pun berbeda. Misalnya, untuk anak 0-1 tahun tahapan dimulai dengan anak mampu mengangkat kepalanya tanpa dibantu hingga mulai merangkak, berdiri atau dapat memasukkan benda ke dalam mulut secara mandiri.

Untuk anak 1-2 tahun, tahapan perkembangan motoriknya ditandai dengan berjalan dengan memegang benda, menendang, hingga melempar bola. Sedangkan untuk anak 2-3 tahun mereka akan lebih lancar memanjat, melompat, berlari, bersepeda roda 3, dan makan sendiri.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

Terpopuler


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved