May
13
2019
     18:00

Pertemuan Bilateral Indonesia-Swiss:Pastikan Implementasi IE CEPA dan Intensifkan Diseminasi Informasi

Pertemuan Bilateral Indonesia-Swiss:Pastikan Implementasi IE CEPA dan Intensifkan Diseminasi Informasi

Jenewa, 9 Mei 2019 ? Pemerintah Indonesia dan Swiss berkomitmen untuk segera menyelesaikan ratifikasi perjanjian Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE CEPA). Hal ini diungkapkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai melakukan pertemuan bilateral dengan Guy Parmelindi, Menteri Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Swiss di Bern, Swiss pada Kamis (9/5). Pertemuan kedua Menteri berlangsung di sela agenda rangkaian kunjungan kerja Mendag di Liechtenstein dan Swiss pada 8--11 Mei 2019.

"Setelah mendapatkan komitmen yang sama dari Menteri Luar Negeri Kehakiman dan Kebudayaan Liechtenstein, hari ini pemerintah Swiss juga mengungkapkan komitmennya untuk segera menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian IE CEPA," ungkap Mendag .

Mendag menyampaikan, selain membahas penyelesaian proses ratifikasi IE CEPA, kedua negara juga sepakat perlunya segera melakukan sosialisasi perjanjian IE CEPA kepada para pelaku usaha termasuk UKM antara Indonesia dan Swiss. Hal ini diperlukan untuk memastikan saat proses ratifikasi rampung, para pelaku usaha dapat segera mengambil manfaat dari perjanjian perdagangan tersebut secara maksimal.

"Kedua negara juga sepakat perlunya diintensifikan sosialisasi kepada dunia usaha dengan melibatkan business chamber kedua negara. Untuk bisa meningkatkan pehamanan dan memaksimalkan manfaat dari IE CEPA, kami juga menyadari perlunya melibatkan UKM dan semua pelaku kepentingan terkait, termasuk melakukan business matching dan business forum," lanjut Mendag.

Kunjungan ke World Trade Institute

Pada hari yang sama, Mendag juga melakukan kunjungan ke World Trade Institute (WTI) di Bern, Swiss. Kunjungan ini untuk menjajaki kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan World Trade Institute dalam rangka pengembangan sumber daya manusia, khususnya untuk peningkatan kemampuan negosiasi perundingan perdagangaan internasional. Peningkatan kapasitas ini direncanakan akan diberikan kepada para pegawai pemerintahan di tingkat awal dan para pejabat tinggi pengambil keputusan.

“Pemerintah menyadari bahwa Indonesia masih harus melakukan negosiasi-negosiasi perdagangan internasional untuk meningkatkan akses pasar produk Indonesia di pasar global. Selain itu, saat ini terjadi banyak perkembangan isu baru dalam perundingan. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan negosiator-negosiator handal yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan. Terkait hal tersebut, Kemendag menjajaki peluang kerja sama melalui pemberian training dan kursus-kursus yang akan dilakukan di Indonesia serta pemberian beasiswa untuk para pegawai Kemendag yang ingin melajutkan pendidikan di tingkat master dan doktoral," jelas Mendag.

Pada pertemuan ini, Mendag didampingi oleh Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad, Dirjen Perundingan Internasional Iman Pambagyo, dan Staf Khusus Menteri Perdagangan Lili Yang Ing.

Hubungan Ekomi Indonesia dan Swiss (2018)

Perdagangan Indonesia-Swiss mencapai USD 1,54 Miliar dengan ekspor Indonesia ke Swiss sebesar USD 669,9 Juta, impor sebesar USD 874,1 Juta, dan defisit sebesar USD 204,2 Juta.

Ekspor utama Indonesia ke Swiss: (1) articles of jewellery (USD 525,9 juta); (2) optical fibers and optical fiber bundles (USD 65,2 juta); (3) gold (USD 22,7 juta); (4) essential oils (USD 7,03 juta); (5) synthetic organic colouring matter (USD 3,9 juta). Sedangkan Impor utama Indonesia dari Swiss: (1) gold (USD 203,7 juta); (2) turbo jets, turbo propellers and other (USD 35,4 juta); (3) Artificial corundum; aluminium oxide; aluminium hydroxide (USD 33,7 juta); (4) Provitamins and vitamins (USD 26,5 juta); (5) Printing ink (USD 21,4 juta).

Swiss termasuk negara investor yang paling penting di Indonesia. Nilai investasi Swiss di Indonesia mencapai USD 135,44 juta (188 proyek).


Contact Information 1:
Fajarini Puntodewi

pusathumas@kemendag.go.id
021-3860371


Contact Information 2:
Ni Made Ayu Marthini

ditbilateral@kemendag.go.id
021-3442576

Release Terkini