August
06
2020
     18:57

Pelindo 1 Terus Kembangkan Wilayah Barat Indonesia

Pelindo 1 Terus Kembangkan Wilayah Barat Indonesia

Medan, 6 Agustus 2020. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus berkomitmen menjalankan aktivitas perusahaannya dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Untuk mewujudkannya, Pelindo 1 melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kehidupan sosial dan lingkungan sekitar, khususnya di bagian barat Indonesia yang menjadi wilayah operasional Pelindo 1 yang meliputi empat provinsi: Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.

Sampai dengan semester I tahun 2020, Pelindo 1 telah merealisasikan program bantuan bina lingkungan sebesar Rp 5,41 Miliar yang disalurkan untuk bantuan korban bencana alam, pendidikan atau latihan, peningkatan kesehatan, pengembangan sarana dan prasarana, sarana ibadah, pelestarian alam, serta bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan di seluruh wilayah kerja Pelindo 1.

Program-program unggulan bina lingkungan yang dilakukan Pelindo 1, antara lain: pembangunan taman bacaan di Gunung Sitoli, membangun jembatan Sei Padang, mengembangkan kawasan wisata di Pulau Penyengat, melaksanakan program Padat Karya Tunai (PKT) di Batam dengan membangun drainase dan MCK, merenovasi ruang belajar sekolah berbasis alam mangrove, membuat rambu laut bagi nelayan di Pulau Subi dan Pulau Laut Kepulauan Natuna, mengembangkan desa wisata Tomok yang berada di kawasan Danau Toba, menata lingkungan menjadi lebih bersih dan asri di sekitar Sungai Deli Medan, serta mengembangkan kampung wisata ramah anak di Belawan Bahari Medan.

“Selain program bina lingkungan, kami juga melakukan program kemitraan dengan mekanisme memberikan bantuan pinjaman permodalan dan pembinaan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Realisasi program kemitraan Pelindo 1 hingga semester I tahun 2020 ini sebanyak Rp 3,51 miliar yang disalurkan kepada mitra binaan dari berbagai sektor seperti: industri, perdagangan, pertanian, pertanian, peternakan, perkebunan, jasa, dan lainnya.

Program ini merupakan dukungan pelindo 1 untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1, Imron Eryandy.

Selama masa pandemi Covid-19, Pelindo 1 terus aktif menyalurkan bantuan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 terutama untuk pemenuhan kebutuhan alat kesehatan yang diperlukan tenaga medis serta bantuan yang disalurkan untuk masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi.

Bantuan tersebut meliputi ribuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker N95/KN95, goggle, sarung tangan, hazmat suit, thermal gun, masker untuk disalurkan kepada rumah sakit rujukan Covid-19 dan Puskesmas yang beroperasional di wilayah kerja Pelindo 1; pemenuhan gizi bagi tenaga medis; penyemprotan disenfektan dan penyediaan hand sanitizer atau tempat cuci tangan di sejumlah titik fasilitas umum untuk menjaga kebersihan tangan masyarakat; pemasangan flyer dan spanduk di berbagai tempat publik; dan ribuan paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di seluruh wilayah kerja Pelindo 1.

Tahun ini Pelindo 1 meraih tiga penghargaan untuk pelaksanaan program CSR yakni: penghargaan TOP CSR Awards 2020 untuk kategori TOP CSR Awards 2020 “Bintang 4” dan TOP Leader on CSR Commitment 2020 kepada Direktur Utama Pelindo 1, Dani Rusli Utama yang diselenggarakan di Sultan Hotel Jakarta pada Rabu 29 Juli 2020 serta Silver Winner Sub Kategori Community Based Development pada apresiasi PR Indonesia Awards (PRIA) 2020 untuk penataan Pulau Penyengat.

“Kami berterima kasih dan sangat bangga dengan penghargaan yang diberikan kepada Pelindo 1. Hal ini merupakan wujud apresiasi terhadap program-program bina lingkungan yang dilaksanakan Pelindo 1 khususnya di bagian barat Indonesia. Kami terus berupaya untuk membangun dan mengembangkan daerah-daerah yang berada di sekitar wilayah kerja Pelindo 1 agar kemajuan Pelindo 1 selaras dengan kemajuan daerah yang berada di sekitarnya,” jelas Imron Eryandy, SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1.

Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)

(BUMN) yang  mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo 1 berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 15 cabang pelabuhan, 8 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) serta 5 (lima) Anak Perusahaan, yaitu PT Prima Terminal Petikemas (PTP), PT Prima Multi Terminal (PMT), PT Prima Indonesia Logistik (PIL), PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM).

Pelayanan Pelindo 1 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya.  Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan saat ini sedang mengembangkan pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan Hub Port Indonesia bagian barat, serta mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai.

Saat ini Pelindo 1 dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus, telah melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional
Pelindo 1, Indonesia Gateway.

 

 


Release Terkini


2020 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved