November
17
2020
     16:54

KTT APEC 2020: Mendag Tekankan Pentingnya Membangun Komunitas APEC Sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Asia-Pasifik

KTT APEC 2020: Mendag Tekankan Pentingnya Membangun Komunitas APEC Sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Asia-Pasifik

Jakarta, 17 November 2020 – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pentingnya membangun komunitas APEC sebagai kunci pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik. Rasa kebersamaan antarEkonomi APEC sebagai komunitas akan mendorong ekonomi APEC dalam mencapai tujuannya.

Hal tersebut disampaikan Mendag Agus saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri APEC (APEC Ministerial Meeting/AMM) yang berlangsung Senin (16/11) secara virtual. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi. AMM merupakan rangkaian pertemuan APEC Economic Leaders Week yang berlangsung pada 13—20 November 2020.

Pertemuan kali ini membahas tindak lanjut program kerja nyata forum APEC dalam mendukung prioritas APEC tahun 2020, termasuk upaya penanganan pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi di Kawasan Asia-Pasifik.

“Kunci utama bagi APEC adalah kemampuan membangun rasa kebersamaan sebagai suatu komunitas untuk memastikan keberhasilan pencapaian tujuan-tujuan APEC di masa depan. Cita-cita APEC untuk mewujudkan integrasi ekonomi regional dan memperkuat konektivitas kawasan akan lebih mudah terealisasi apabila Ekonomi APEC mampu menciptakan rasa kebersamaan dan Bogor Goals telah berhasil menciptakan landasan yang kuat bagi APEC untuk mewujudkan hal tersebut,” tegas Mendag Agus.

Rasa kebersamaan APEC sebagai satu komunitas menekankan pentingnya untuk mengarahkan fokus APEC dalam mengurangi kesenjangan pembangunan di antara Ekonomi APEC, maupun mempersempit gap, terutama dalam pemanfaatan ekonomi digital yang semakin berkembang dengan pesat. Prinsip ‘APEC as a community’ ini juga sangat berperan penting dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi yang saat ini terus menjadi prioritas utama APEC.

“Indonesia terus mendukung upaya APEC dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19 melalui peningkatan kebijakan yang lebih fasilitatif terhadap perdagangan serta mendorong pentingnya upaya kolektif seluruh anggota Ekonomi untuk menghindari terjadinya tindakan saling menghambat yang dapat memperburuk dampak pandemi terhadap kinerja perdagangan,” jelas Mendag Agus.

Melalui rekam jejak APEC yang sudah menunjukkan perannya sejak 1989, Indonesia tetap optimis bahwa APEC dapat melanjutkan agenda-agenda kunci melalui berbagai inisiatif dan peningkatan kapasitas sehingga berbagai tantangan ke depan di kawasan dapat terus disikapi dan diatasi bersama. “Diharapkan program kerja yang sudah disepakati APEC dapat memberikan hasil konkret bagi penguatan ekonomi di kawasan, serta menunjukkan sinyal positif bagi iklim bisnis yang selama ini menimbulkan ketidakpastian akibat pandemi COVID-19,” jelas Mendag Agus.

Selain itu, Mendag Agus juga menyampaikan, untuk mencapai tujuan-tujuan APEC di masa depan, forum APEC perlu terus melanjutkan dukungan terhadap sistem perdagangan multilateral dan berfungsinya kembali WTO, mendorong tercapainya integrasi ekonomi regional, dan memperkuat konektivitas kawasan Asia-Pasifik. Mendag juga kembali menegaskan, tujuan APEC tersebut perlu dilandasi dengan rasa kebersamaan antar-Ekonomi APEC sebagai suatu komunitas.

Menurut Mendag Agus, dukungan APEC dalam mengembalikan kepercayaan terhadap sistem perdagangan multilateral dan mendorong berfungsinya kembali WTO perlu menjadi prioritas utama. “Hal ini penting dilakukan apabila APEC ingin menciptakan iklim perdagangan yang bebas dan terbuka serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdaya tahan. Kegagalan dalam mendukung sistem perdagangan multilateral dan WTO akan semakin mendorong fragmentasi dalam perdagangan global dan menghambat perdagangan internasional,” ujar Mendag Agus.

Jelang KTT APEC 2020

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2020 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved