December
27
2021
     11:33

Kolaborasi SOS Children's Villages & Allianz Indonesia dalam We Are The Future 2021 Asah Potensi Remaja Jadi Wirausahawa

Kolaborasi SOS Children's Villages & Allianz Indonesia dalam We Are The Future 2021 Asah Potensi Remaja Jadi Wirausahawa

Semarang, 27 Desember 2021 – Selaras dengan komitmen dalam mendukung pendidikan berkualitas dan lapangan kerja yang layak bagi anak muda, Allianz Indonesia bersama SOS Children’s Villages Indonesia menyelenggarakan program “We Are The Future 2021” bertujuan untuk memberi dukungan pendidikan dan pelatihan demi mengurangi pengangguran anak muda sehingga mereka mampu berdiri sendiri, memiliki kemampuan untuk bekerja dan mendapatkan kehidupan yang layak di masa depan.

Program ini telah dimulai sejak tahun 2020 dan pertama kali diinisiasi bagi anak muda di SOS Children’s Village Semarang untuk mengembangkan kapasitas remaja dan mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja. Pada tahun pertama, terdapat total 63 sukarelawan dari Allianz Indonesia, termasuk ekspatriat, yang turut berpartisipasi mengajar kelas Bahasa Inggris dan kelas ketahanan diri untuk 126 remaja setiap minggunya.

Melanjutkan di tahun 2021, program “We Are The Future” menyasar remaja tingkat SMA/SMK untuk diberikan pelatihan program kewirausahaan dan business management. Para remaja diajarkan mengenai bagaimana memulai dan menjalankan usaha sekaligus didampingi langsung oleh profesional dan sukarelawan dari Allianz Indonesia. Program yang dimulai pada April 2021 ini telah diikuti oleh 6 kelompok usaha yang terdiri dari 23 remaja dari SOS Children’s Villages Semarang dan komunitas dampingan.

SOS Children’s Villages Indonesia sendiri merupakan organisasi yang fokus pada pengasuhan alternatif berbasis keluarga dan penguatan keluarga rentan, yang memiliki komitmen untuk aktif menyuarakan pemenuhan hak- hak anak Indonesia.

Selama 49 tahun berdiri di Indonesia, SOS Children’s Villages memastikan anak-anak yang dibesarkan dengan pengasuhan berbasis keluarga dan didampingi mendapatkan pendidikan dan peningkatan kapasitas yang mereka butuhkan. Dengan total 940 anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dibesarkan di 8 lokasi SOS Children’s Villages di Indonesia. Selain itu, SOS juga memiliki program penguatan keluarga bagi keluarga rentan di 10 kota di Indonesia.

“Pandemi Covid-19 memberi dampak besar pada model-model usaha khususnya kecil, menengah dan start-up. Namun, situasi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk berkembang. Melihat potensi ini, kami mengajak dan mendukung para anak muda di SOS Chidren’s Villages untuk dapat meningkatkan kapasitas mereka demi memanfaatkan peluang usaha tersebut,” ujar Arini Bachtiar, Head of Corporate Events and CSR, Allianz Life Indonesia.

“Tahun ini menandai lima tahun kolaborasi Allianz Indonesia dan SOS Children’s Villages untuk mendukung pengembangan diri kaum remaja. Kami berharap kerja sama ini dapat memberi dampak luas tidak hanya untuk masa depan anak-anak muda tetapi juga lingkungan di sekitar mereka,” tutup Arini.


Enam jenis usaha yang terbentuk yaitu, pertama ada Vems Thrift Store yang didirikan oleh 4 remaja putri dan menjual baju thrift pilihan dengan harga yang terjangkau dan kualitas terjamin. Kedua, ada Resik yang didirikan oleh 3 remaja putra. Resik memproduksi dan menjual sabun cuci untuk piring dan pakaian yang 90% ramah lingkungan.

Ketiga, ada Ngepotz didirikan oleh 4 remaja putri yang memproduksi dan menjual es krim pot yang menyasar pasar anak muda. Keempat, ada Yaminki yang didirikan oleh 6 remaja putri yang memproduksi dan menjual mie yamin yang terjangkau, lezat dan porsi yang pas dan menyasar pasar masyarakat luas. Kelima, ada NSB Store yang menjual baju thrift pilihan dengan model terkini dan kualitas pilihan yang didirikan oleh 3 remaja putra. Terakhir, ada Es Kul-Kul yang didirikan oleh 2 remaja putri dan 1 remaja putra yang memproduksi dan menjual es krim stik dan dipasarkan di sekitar SOS Children’s Villages Semarang.

Pada tahap awal, para remaja di setiap kelompok usaha diberikan modal pendanaan sebesar Rp 3.000.000 hingga Rp 4.000.000 serta diberikan pelatihan dan pendampingan usaha. Di akhir program, Kompetisi Perintisan Usaha Remaja diadakan untuk memotivasi mereka dalam mengembangkan bisnisnya lebih jauh lagi dengan hadiah uang tunai yang dapat digunakan sebagai tambahan modal untuk pengembangan usaha di masa depan.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

No Release Found

Terpopuler


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved