July
29
2021
     10:36

Indonesia Menuju Peningkatan Populasi Penduduk Lansia, IMERI FKUI dan Nutricia Luncurkan Modul Healthy Aging

Indonesia Menuju Peningkatan Populasi Penduduk Lansia, IMERI FKUI dan Nutricia Luncurkan Modul Healthy Aging

Jakarta, 28 Juli 2021 – Sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas hidup populasi pre-senior dan senior di Indonesia, Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang didukung oleh Danone Indonesia melalui PT. Nutricia Indonesia Sejahtera meluncurkan Modul yang berjudul “Healthy Aging Module as a Prevention Strategy for Non-Communicable Diseases in Elderly Population”.

Modul ini berisi materi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi dokter dan tenaga kesehatan yang berperan dalam memberikan edukasi dan tata laksana pada pasien usia lanjut, khususnya berusia 45 tahun ke atas, di rumah sakit dan institusi pelayanan kesehatan.

Saat ini, Indonesia mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan struktur penduduk lansia. Kelompok umur yang berusia 60 tahun ke atas (senior atau lansia) diperkirakan meningkat dari 10% pada tahun 2020 menjadi 18% dari total penduduk pada tahun 2040.

Sedangkan, penduduk pre-senior atau pra-lansia (45-60 tahun) juga diprediksi akan meningkat dari 10% pada tahun 2020 menjadi 17% pada tahun 2040.  Transisi demografi tersebut juga diiringi dengan peningkatan risiko penyakit degeneratif yang akan menjadi tantangan bagi lansia maupun caretakernya.

Peningkatan populasi usia senior ini patut menjadi perhatian tenaga kesehatan, mengingat pertambahan usia berkaitan dengan morbiditas dan penyakit pada lansia. Namun, berdasarkan hasil Healthy Aging Study yang dilakukan pada 2020, ditemukan bahwa pemahaman dan pengetahuan dokter umum terhadap konsep healthy aging masih belum optimal.  Padahal, dokter umum di Indonesia seharusnya bisa menjadi garda terdepan yang bisa mengedukasi tentang healthy aging kepada masyarakat.

Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB., FINASIM., FACP., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, “Seiring bertambahnya usia, kita mengalami berbagai perubahan fisiologis maupun kebutuhan nutrisi yang harus dipersiapkan agar tidak terjadi masalah kesehatan di masa tua nanti.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, saat ini healthy aging tidak saja menjadi salah satu research challenges IMERI FKUI, tetapi juga menjadi salah satu prioritas fokus penelitian Universitas Indonesia dan menjadi perhatian dari pemerintah. Hal tersebut dilakukan agar dapat mendukung masyarakat sehat serta mencegah terjadinya penyakit tidak menular pada populasi lansia di Indonesia.”

Sebelum di Indonesia, istilah healthy aging atau tetap sehat seiring bertambahnya usia telah menjadi sorotan di beberapa negara, terlihat dari Healthy Aging Decade yang dilakukan oleh WHO dan UN (2021 - 2030).  Healthy aging decade ini berfokus pada usaha kolaboratif untuk mempersiapkan healthy aging, dengan orientasi penduduk usia tua tetap dapat produktif, kualitas hidup tetap baik, dan tidak menjadi beban bagi perekonomian negara.

Prof. dr. Badriul Hegar, Sp.A(K), Ph.D., Direktur Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI) mengatakan, “Menurut kami di IMERI FKUI, healthy aging sangat layak diangkat menjadi sebuah kajian komprehensif mendalam dan dirangkum dalam sebuah modul untuk dapat dipahami bersama, khususnya bagi para dokter dan tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, IMERI FKUI melalui pusat-pusat penelitiannya serta bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak swasta, mengajak semua para praktisi kesehatan di seluruh Indonesia untuk ikut mengantisipasi tantangan healthy aging yang sedang dihadapi Indonesia. Salah satu upaya strategis yang telah dilakukan adalah dengan menyusun modul Healthy Aging yang hari ini telah resmi diluncurkan.”

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved