June
18
2021
     12:21

Dukung Pemulihan Laut, Coral Stock Center di Manado Diperluas

Dukung Pemulihan Laut, Coral Stock Center di Manado Diperluas

JAKARTA (18/6) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah Kerja (Wilker) Manado Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) terus menambah luasan Coral Stock Center (CSC) Pantai Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan .

Bersamaan dengan peringatan Coral Triangle Day (CT Day) pada (9/6/2021) lalu, upaya ini merupakan bukti dukungan terhadap tema yang diusung CT Day 2021 yaitu “Driving Blue Recovery for Coral Triangle” atau mendorong pemulihan laut bagi kawasan segitiga karang.

Tema ini diangkat sekaligus bertujuan untuk menyampaikan pesan pentingnya upaya mempromosikan dan mendukung kegiatan blue recovery (pemulihan laut) di semua negara anggota CTI-CFF, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor-Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Tb. Haeru Rahayu menerangkan bahwa terumbu karang merupakan habitat penting bagi kehidupan biota laut sehingga peran semua pihak baik pemerintah maupun swasta sangat penting untuk menjaga habitat tersebut.

“Kawasan Segitiga Karang yang meliputi enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor-Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, punya lebih dari 500 jenis karang, 3 ribu spesies ikan karang serta berbagai macam jenis ikan penting di dunia. Peran aktif dalam menjaga wilayah segitiga karang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan,” urai Tebe.

Menurut Tebe, komitmen KKP dalam melestarikan terumbu karang untuk menjaga keseimbangan ekosistem di laut diwujudkan antara lain melalui inisiasi pembentukan Coral Stock Center.

Lebih lanjut Tebe menjelaskan CSC Malalayang Manado merupakan  CSC pertama yang diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan pada Tahun 2020 lalu dan menjadi pionir bagi CSC lainnya di seluruh Indonesia.

Sementara Kepala BPSPL Makassar Getreda Melsina Hehanussa mengungkapkan total rak transplantasi yang berhasil diturunkan di Malalayang sebanyak 50 rak berbahan pipa PVC yang terdiri dari 800 substrat fragmen dari 8 jenis karang yakni Acropora formosa, Acropora loripes, Acropora carduus, Pocilopora verrucosa, Porites clyndrica, Ceriatopora hytrrix, Hydnophora rigida dan Stylophora subseriata. Delapan jenis karang ini merupakan anakan (f2) yang diambil dari indukan karang yang sudah tersedia di CSC Malalayang.

“Coral Stock Centre memang didesain untuk menyediakan bibit karang bagi kegiatan transplantasi. Kami tentunya berharap tidak ada lagi pengambilan bibit karang dari alam secara langsung, setiap ada kegiatan transplantasi di sekitar perairan Pantai Malalayang” tutup Getreda.

Sejak tahun 2015, BPSPL Makassar Wilker Manado mulai melakukan upaya rehabilitasi terumbu karang melalui inisiasi kegiatan Pusat Pembibitan Karang atau lebih dikenal sebagai CSC di Pantai Malalayang. Kegiatan ini didesain secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2016 dan berhasil melakukan pembibitan untuk stock indukan karang transplantasi sebanyak 85 rak (meja transplantasi), 1.360 susbstrat/spesimen, dari 20 spesies karang yang diambil dari sekitar perairan Pantai Malalayang.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

No Release Found

Terpopuler


2024 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved