June
10
2021
     15:52

Dampak Inisiatif Hyperlocal Tokopedia, UMKM Palembang Raup Untung Ratusan Juta

Dampak Inisiatif Hyperlocal Tokopedia, UMKM Palembang Raup Untung Ratusan Juta
Publisher

Indonesia, 10 Juni 2021 - Inisiatif ‘Hyperlocal’ Tokopedia kian membawa dampak positif bagi pegiat usaha lokal di Indonesia. Pempek Cek Dung dan Pabrik Kerupuk Palembang adalah contoh penjual online kuliner autentik Palembang yang merasakan lonjakan keuntungan berkat inisiatif ini.

Head of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Trian Nugroho, mengatakan, “Inisiatif Hyperlocal Tokopedia bertujuan mengajak masyarakat belanja dari penjual terdekat sekaligus mendorong lebih banyak pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, menggerakkan ekonomi daerah lewat pemanfaatan teknologi.”

Berawal dari Alat Dapur Seadanya, Pempek Cek Dung Kini Raup Omzet Puluhan Juta

Devi Indriyani memulai usaha Pempek Cek Dung pada 2014 hanya dengan menggunakan peralatan dapur seadanya. Ia menawarkan beragam varian pempek berkualitas berbahan dasar ikan gabus. Sejak awal pandemi, Devi berinovasi dengan mulai mengandalkan platform digital seperti Tokopedia untuk memasarkan produk.

“Setiap bulan, hampir 400 paket terjual melalui Tokopedia. Dengan kenaikan penjualan di masa pandemi ini, kami bersyukur bisa menambah tiga karyawan khusus untuk menangani pengemasan, sehingga omzet kami pun bisa mencapai sekitar Rp40 juta di Tokopedia setiap bulan,” ungkap Devi.

Melalui Tokopedia, Devi merasa usahanya sangat terbantu dari segi pemasaran ke wilayah yang lebih luas, seperti Jabodetabek, Pontianak hingga Bali. Selain itu, Tokopedia membantu Devi melihat tren pasar untuk berinovasi, salah satunya dengan membuat varian pempek lain, seperti pempek udang, pempek vegan, pempek tanpa MSG, pempek mozzarella hingga pempek mercon.

“Kanal digital seperti Tokopedia sangat berdampak luar biasa terhadap usaha kami. Kami berharap para pegiat usaha lokal lainnya bisa terus menciptakan peluang dan berperan dalam melestarikan kuliner nusantara melalui Tokopedia,” tutup Devi.

Pabrik Kerupuk Palembang, Berdayakan Pembuat Kerupuk dan Nelayan, Omzet Rp100 Juta

Kesulitan mencari kerja di tengah pandemi mendorong Ayub Antonius menciptakan peluang lewat pemanfaatan teknologi. Dengan modal hanya Rp200.000, ia membuka toko di Tokopedia ‘Pabrik Kerupuk Palembang’ pada Maret 2020 dan menjual hampir seluruh jenis kerupuk khas Palembang.

Melalui usaha ini, Ayub membantu para produsen kerupuk rumahan di pelosok dapat akses ke lebih banyak pembeli lewat pemanfaatan teknologi. “Banyak sekali industri rumahan di Palembang yang memproduksi kerupuk. Ada yang tinggal di jalan setapak bahkan hutan,” ungkapnya.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini


2021 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved