November
08
2019
     12:38

BNI Syariah Lakukan Business Matching dengan PLN dan PNM di Fesyar Indonesia 2019

BNI Syariah Lakukan Business Matching dengan PLN dan PNM di Fesyar Indonesia 2019
Publisher

Surabaya, 7 November 2019. BNI Syariah berhasil mengeksekusi 3 project business matching di acara Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Indonesia di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, Kamis (7/11). Hal ini merupakan bentuk dukungan BNI Syariah untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha syariah.

Tiga project business matching ini diantaranya adalah pemberian fasilitas rekening gaji atau payroll kepada karyawan PT PLN (Persero) seluruh Indonesia, keikutsertaan dalam pembiayaan sindikasi syariah kepada PT PLN (Persero) dan pembiayaan modal kerja ke PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Business matching baik antara usaha besar dan UMKM dengan lembaga keuangan syariah ini merupakan bagian dari acara Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah (FESyar) 2019 di Surabaya dari 6-9 November 2019. Dalam business matching di FESyar Surabaya, BNI Syariah melakukan 3 project.

Acara dengan tema Sinergi Membangun Ekonomi Syariah Indonesia dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah; Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama, KH.Miftachul Akhyar; Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati, EVP Keuangan dan Operasional PT PNM (Persero), Sunar Basuki; Vice President HR information System & Remuneration PT PLN (Persero), Pionar Haposan beserta pimpinan Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Dhias Widhiyati mengatakan dengan business matching diharapkan bisa menyasar potensi bisnis payroll dan pembiayaan. “Diharapkan kedepannya kerjasama ini bisa meningkatkan sustainable growth bisnis BNI Syariah,” kata Dhias. Kerjasama dengan PLN menurut Dhias potensinya cukup besar karena total pegawai tetap PLN saat ini 44.236 pegawai tetap dan 101.000 pegawai outsourcing ditambah pegawai anak usaha.

Saat ini sudah ada 700 pegawai PLN yang sudah menggunakan tabungan BNI Syariah. Menurut Dhias kerjasama dengan PLN ini juga membuka peluang bisnis lain yaitu pembiayaan konsumer. Business matching lain yang dilakukan BNI Syariah dalam acara FESyar 2019 adalah terkait pemberian fasilitas pembiayaan syariah kepada masyarakat Pra Sejahtera Binaan PNM melalui program MekaaR (Membangun Ekonomi Keluarga Sejahtera) syariah.

Dalam acara yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), juga ada pemberian apresiasi kepada BNI Syariah karena telah ikut berkontribusi meningkatkan pangsa pasar syariah. Apresiasi ini terkait dengan upaya BNI Syariah meningkatkan value chain dalam halal ekosistem dengan mengedepankan prinsip Hasanah Banking Partner.

Dalam acara ini, BNI Syariah memberikan beberapa promo program One Day Approval BNI iB Hasanah Card; program Tunjuk Rumah; program solusi berhaji dan umrah dari BNI Syariah yaitu paket umroh dari Kopnus, dan aneka paket cicilan umroh.

FESyar merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap visi Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah dunia. Selain itu FESyar merupakan sarana mempromosikan kegiatan ekonomi syariah. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk mempertemukan antara pelaku usaha syariah; lembaga keuangan syariah dengan pelaku usaha baik skala regional maupun nasional yang akhirnya bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat pada perbankan syariah dan meningkatkan akses pembiayaan syariah di Indonesia.

Kegiatan FESyar Indonesia 2019 merupakan bagian dalam acara Road to ISEF 2019. Dalam FESyar Surabaya ini terdapat beberapa agenda Shari’a Economic Forum (rangkaian seminar bertemakan ekonomi, keuangan dan edukasi islami) dan Shari’a Economic Fair (talkshow, lomba, expo produk unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS).Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Link Himbara serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.746 Outlet BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.

Tentang Hasanah Banking Parner

BNI Syariah sebagai mitra bisnis yang memberikan layanan terbaik sesuai dengan prinsip syariah. Sehingga bisnis yang dijalankan tidak hanya berorientasi terhadap keuntungan semata tetapi juga memberhatikan faktor keberkahan dengan nilai kebaikan. BNI Syariah berkomitmen untuk menjadi partner pada setiap tahapan kehidupan.

Dewan Pengawas Syariah: Ketua: Dr. Hasanudin, M.Ag; Anggota: Ah.Azharuddin Lathif, M.Ag., M.H.*

Dewan Komisaris: Komisaris utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Imam Budi Sarjito; Komisaris Independen: Max Niode; Komaruddin Hidayat**

Direksi: Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur Bisnis: Dhias Widhiyati; Direktur Kepatuhan dan Risiko: Tribuana Tunggadewi; Direktur Keuangan dan Operasional: Wahyu Avianto; SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan: Iwan Abdi.

*) belum efektif, masih proses persetujuan OJK

**) belum efektif, masih dalam proses fit & proper test


Contact Information 1:
M Iqbal Taqiudin

komunikasieksternal.bnis@gmail.com
021 – 2970 1946


Contact Information 2:
Rima Dwi Permatasari

komunikasieksternal.bnis@gmail.com
081311018999

Release Terkini