December
20
2021
     17:56

Antisipasi Lonjakan e-Games di Akhir Tahun 2021, OVO Memberikan Kemudahan Pembayaran di Google Play

Antisipasi Lonjakan e-Games di Akhir Tahun 2021, OVO Memberikan Kemudahan Pembayaran di Google Play
Publisher

Jakarta, 20 Desember 2021 -- OVO, platform pembayaran digital, rewards dan layanan finansial terdepan di Indonesia , hari ini resmi terintegrasi dengan Google Play, platform digital terbesar yang tersedia di perangkat Android yang dapat digunakan untuk membeli beragam aplikasi. OVO kini dapat digunakan di  Google Play sebagai metode pembayaran yang mudah, aman dan nyaman, untuk mengakses berbagai aplikasi dan konten yang tersedia di Google Play.

Hadirnya OVO di Google Play ini  didukung oleh jaringan Global Payment Network Raypd, sebagai perusahaan global payment gateway yang menghubungkan antara OVO dan Google Play, serta Doku sebagai payment gateway.

Kehadiran OVO di Google Play merupakan inisiatif untuk mengikuti dan menjawab pergeseran perilaku konsumen yang semakin digital, juga mendukung perkembangan industri game Indonesia sesuai arahan pemerintah.

Sejak tahun 2020, pemerintah telah menetapkan E-Sports atau bidang olahraga yang menggunakan game online sebagai bidang kompetitif sebagai cabang olahraga, bahkan telah dilaksanakan event turnamen E-Sport tingkat nasional oleh Kemenpora sebagai salah satu modal pembangunan bangsa Indonesia .

Harumi Supit, Head of Corporate Communication OVO mengatakan, “Kehadiran OVO di Google Play semakin mempertegas komitmen OVO dalam memberikan pembayaran digital yang dapat digunakan di mana saja, sekaligus memfasilitasi kalangan masyarakat unbanked termasuk gamers muda yang belum memiliki rekening bank, untuk melakukan pembelian atas layanan dan produk digital yang hadir di Google Play.

Seperti diketahui saat ini masih ada sekitar 95 juta penduduk yang belum memiliki rekening bank . Dengan hadirnya OVO di ekosistem digital Google Play, diharapkan dapat memberikan kemudahan mengakses aplikasi atau konten berbayar di Android dan khususnya games yang sangat diminati.”

Sementara menurut data Newzoo , Indonesia saat ini menjadi pasar game terbesar kedelapan di dunia. Tidak hanya itu, 46 persen masyarakat Indonesia pun mulai bermain mobile games sejak pandemi COVID-19. Laporan tersebut juga menyampaikan bahwa yang cenderung paling berkomitmen dalam bermain mobile games  ini berada di rentang usia 35-44 tahun, dimana rentang usia tersebut merupakan pengguna aktif OVO.

Harumi menambahkan bahwa pada tahap awal, baik OVO dan Google Play akan fokus pada aplikasi dan konten game yang banyak diminati oleh generasi muda. “Hal ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna OVO, sejalan dengan meningkatnya tren perkembangan industri hiburan khususnya online game. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong perkembangan ekosistem digital dan mendukung upaya pemerintah dalam membangun industri game.

Untuk itu, hadirnya OVO di Google Play, diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan pembelian voucher online game yang cenderung terjadi di penghujung tahun, yang digunakan untuk mengisi waktu luang selama di rumah.”

Hadirnya OVO sebagai metode pembayaran di Google Play khususnya untuk konten game, diperkuat dengan hasil survei OVO mengenai Online Gamers Segmentation, yang menyatakan bahwa OVO diminati pecinta game sebagai opsi pembayaran yang dirasakan sangat mudah. Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan yang dirasakan oleh OVO, dimana menjelang akhir 2020 hingga sekitar pertengahan 2021, jumlah pembelian voucher online game di OVO mengalami kenaikan lebih dari 400 persen selama periode 6 bulan. Salah satu pembelian voucher games tersebut berasal dari Google Play.

Halaman   1 2 Show All

Release Terkini

No Release Found

Terpopuler


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved