November
05
2023
     21:53

Shell Menganugerahi Inovasi Mahasiswa dalam Kompetisi Think Efficiency 2023

Shell Menganugerahi Inovasi Mahasiswa dalam Kompetisi Think Efficiency 2023
ILUSTRASI. Shell Indonesia mengumumkan tiga pemenang Think Efficiency 2023, kompetisi karya inovasi pelajar untuk mendorong kemajuan ilmu dan teknologi di Indonesia.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Shell Indonesia mengumumkan tiga pemenang Think Efficiency 2023, kompetisi karya inovasi pelajar untuk mendorong kemajuan ilmu dan teknologi di Indonesia. PowerFlex, perwakilan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menjadi juara pertama di kategori energi. Tim dari Universitas Indonesia (UI), Lubritech, berhasil meraih kemenangan di kategori tribologi, pengkajian gaya gesek dan pelumasan. Tim ITB lainnya, Power Chain, memperoleh predikat juara satu pada kategori digitalisasi.

Andri Pratiwa, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, mengatakan, "Shell melibatkan generasi muda Indonesia untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan karya inovatif dalam menghadapi tantangan energi di masa depan. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan para akademisi dan pelajar menjadi penting untuk turut andil dalam transisi energi. Upaya menciptakan solusi berkelanjutan ini sejalan dengan strategi Powering Progress kami secara global untuk mempercepat transisi bisnis ke net-zero emission.”

Berkolaborasi dengan Society of Renewable Energy (SRE), tahun ini Think Efficiency mengusung tema reimagining the future through sustainable innovation. Hampir 200 pendaftar yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa di Indonesia mengirimkan rancangan ide dan solusi dengan memilih satu dari tiga kategori; yaitu energi, tribologi, dan digitalisasi. Lima finalis untuk setiap kategori mengikuti serangkaian penilaian dengan pengumuman juara pada 20 Oktober 2023 di Jakarta.

PowerFlex dari ITB, pemenang kategori energi, membawa inovasi dengan menggabungkan teknologi panel surya dan pemantauan canggih untuk memperluas akses listrik yang bersih dan terjangkau di daerah pedesaan Indonesia. Modul ini dirancang untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan, terutama tenaga surya, untuk mengatasi tantangan akses listrik, khususnya yang terjadi di pedesaan.

Gema Wachid Aryasatya, perwakilan tim PowerFlex dari ITB, mengatakan, “Ajang Think Efficiency 2023 dari Shell Indonesia menjadi salah satu kesempatan bagi kami untuk mengembangkan inovasi yang telah kami bangun. Harapan saya, semoga ke depannya semakin banyak kompetisi yang nantinya dapat menjadi wadah bagi mahasiswa maupun para ahli untuk menciptakan inovasi terkini bagi energi terbarukan dan mendorong terciptanya lebih banyak solusi energi di masa depan.”

Pada kategori tribologi, Lubritech dari UI mengusung ide kreatif dengan mengubah limbah plastik polypropylene menjadi base oil. Tidak hanya mendaur ulang limbah plastik secara efisien, solusi ini juga menciptakan peluang ekonomis dan dampak lingkungan yang positif dengan menghasilkan base oil yang kompetitif dan berkelanjutan.

Pemenang kategori digitalisasi, Power Chain dari ITB, menghadirkan ide kreatif berupa platform transaksi yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan blockchain untuk memungkinkan pengguna mencari, membeli, dan menjual energi dengan efisien dan transparan. Platform ini bertujuan untuk menjadi solusi alternatif terkait berbagai tantangan dalam distribusi energi.

Think Efficiency 2023 menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi dan partisipasi generasi muda dalam menciptakan inovasi berkelanjutan. Proses penilaian melibatkan para pakar dan akademisi, perwakilan pemerintah, dan industri; termasuk Prof. (R) Ir. H. Didiek H Geonadi, MSc, PhD, dari Asosiasi Investor Indonesia (AII), perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan perwakilan United Tractors.

Kompetisi ini memberikan apresiasi untuk para pemenang dengan total ratusan juta rupiah untuk merealisasikan ide inovasi. Para pemenang juga berkesempatan mengunjungi pusat riset dan pengembangan Shell Technology Center di Shanghai, Cina, dan memperoleh mentoring dengan tim Shell.

Daftar Pemenang Think Efficiency 2023

Kategori Energi

Juara Nama Tim Judul Karya Inovasi Asal Kampus
1 PowerFlex Empowering Communities with
Affordable and Clean Energy
Solutions
Institut Teknologi
Bandung, Bandung
2 Maxwell Inovasi Teknologi Supercap
Battery dari Nanokomposit
Hybrid rGO Tedoping Nitrogen
Berbasis NiCo2O4/PEDOT
Sebagai Penyimpan Energi
Berkinerja Tinggi
Universitas
Sumatera Utara,
Medan
3 AlgaeBreeze Microalgae Direct Air Carbon
Capture and Art Installation
Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta
4 F-Light Alternatif Efisiensi Energy Supply
Ramah Lingkungan untuk
Nelayan dan Dekabonisasi
Berbasis Sustainable Business
Universitas Jember,
Jember
5 STB Pellet Inovasi Wood Pellet Berbahan
Dasar Limbah Tebu & Limbah
Organik
Universitas Bina
Nusantara, Madiun

Kategori Tribologi
Juara Nama Tim Karya Asal Kampus
1 Lubritech X-PELBO Waste Plastic to
Eco-Lubricant Base Oil
Universitas
Indonesia, Depok
2 Carbonese Aditif Lubrikan Berteknologi
Partikel Nano SnO2 dari By
Product Peleburan Timah
Pangkal Pinang
3 Schwarzchild Pengembangan Teknologi
Enginee Scanner Berbasis
Sensor Fusion Sebagai
Diagnostik Kerusakan Ring
Piston Secara Non-Destructive
Testing (NDT)
Sekolah Tinggi Ilmu
Pelayaran, Jakarta
4 Balaraja-IT Aspal HRS-WC dari Limbah
Ampas Tebu dan Plastik PET
sebagai inovasi dalam
pemeliharaan jalan dengan
Ketahanan dan Kekuatan Tinggi
Menuju Pembangunan
Indonesia berkelanjutan 2045
Universitas Negeri
Malang, Malang
5 MotoAMP Rancang Bangun
Pin-on-Cylinder Tribometer
Sederhana sebagai Alat
Pengujian Koefisien Gesek
Pelumas yang Mudah
Digunakan, Murah, dan Praktis
Institut Teknologi
Bandung, Bandung

Kategori Digitalisasi
Juara Nama Tim Karya Asal Kampus
1 Power Chain Platform Perdagangan Energi
Peer-to-peer Berbasis IoT dan
Blockchain untuk Akselerasi
Aksesibilitas,
Institut Teknologi
Bandung, Bandung
Efisiensi, serta Perkembangan
Pasar Energi Terbarukan
2 EVGENT Stop Kontak Cerdas
Terintegrasi Internet of Things
Berbasis Machine Learning
untuk Efisiensi Penggunaan
Energi Listrik
Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta
3 Evo Forest Monitor Menganalisis dampak
penggunaan teknologi Internet
of Things (IoT) dalam
mengurangi kebakaran hutan,
penebangan liar, dan proses
konservasi hutan
Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta
4 Lukman Ali Aplikasi One-Stop-Solution
untuk Penangkapan Ikan dan
Penggunaan Kapal Energi
Surya berbasis AIoT Menuju
Kemandirian Nelayan Berdaulat
melalui Digitalisasi
Institut Teknologi
Bandung, Bandung
5 Farmer Jupiter Platform Efisiensi Rantai Suplai
Beras Indonesia
SMA Pradita
Dirgantara, Boyolali

Baca Juga: Inovasi Dalam Industri Energi, Shell Indonesia Adakan Kompetisi Think Efficiency

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2024 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved