June
24
2022
     14:34

Indonesia Power PLTU Labuan Lakukan Penyuluhan Pemanfaatan FABA Jadi Pupuk

Indonesia Power PLTU Labuan Lakukan Penyuluhan Pemanfaatan FABA Jadi Pupuk
ILUSTRASI. Gedung Indonesia Power di Jl. KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat (22/10). KONTAN/Baihaki/22/10/2008

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melalui salah satu unitnya PLTU Banten 2 Labuan OMU, Indonesia Power berhasil ubah material abu sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi pupuk npk organik. Hal ini mengundang ketertarikan khalayak, tak terkecuali para mantan narapidana terorisme (napiter). 

Tergabung dalam sebuah koperasi Bina Insaf Mandiri, sebanyak 30 orang mantan napiter tertarik untuk belajar memanfaatkan FABA untuk menjadi pupuk NPK organik, dengan harapan dapat membantu mensejahterakan pertanian di Pandeglang.

Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi mengatakan, Indonesia Power selalu berkomitmen untuk memanfaatkan FABA secara besar-besaran dan massif, serta untuk mendorong UMKM maupun sejenisnya untuk menjadi penghasil produk turunan FABA baik itu dalam bentuk bahan baku konstruksi maupun pupuk yang berguna untuk pertanian maupun perkebunan.

“Hal ini merupakan suatu komitmen dan upaya reduce, reused serta recycle FABA,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/6). 

Baca Juga: Ini Alasan Jepang Hentikan Pendanaan untuk PLTU Indramayu

Untuk menjadi pupuk, FABA diolah dengan teknologi mikroba yang merubah FABA menjadi pupuk npk organik. Teknologi ini merupakan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan sebagai perwujudan metode ekonomi sirkular secara nyata.

“Ini akan terus kami kembangkan, selain pemanfaatan ke masyarakat pupuk ini juga kami manfaatkan untuk mengoptimalkan Hutan Tanaman Energi di lahan yang kami miliki,” pungkas Ahsin.

Sebelumnya Indonesia Power PLTU Labuan telah melakukan uji coba pemupukan pada tanaman dengan menggunakan pupuk NPK organik dan pupuk kimia/buatan. Hasilnya tanaman yang menggunakan pupuk organik memperlihatkan bahwa kebutuhan nutrisi pada tanaman terpenuhi. 

Hal ini dapat terlihat dari tinggi, warna dan tingkat kesegaran tanaman. Selain itu minim gangguan hama, buahnya lebih panjang dan sehat dibandingkan tanaman yang menggunakan pupuk kimia. Di sisi lain, tanah yang diberikan pupuk organik akan lebih gembur, hasil pH netral/tidak asam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2022 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved