July
15
2023
     20:11

Gandeng Schlumberger, Pertamina Geothermal Energy Siap Optimalkan Potensi Panas Bumi

Gandeng Schlumberger, Pertamina Geothermal Energy Siap Optimalkan Potensi Panas Bumi
ILUSTRASI. Penandatanganan MoU PT Pertamina Geothermal Energy Tbk oleh Julfi Hadi, Dirut PT Pertamina Geothermal Energy Tbk & PT Schlumberger Geophysics Nusantara oleh Scott Cremin, MD Indonesia PT Schlumberger Geophysics Nusantara di EBTKE ConEx 2023.

Sumber: Pressrelease.id | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Kesepakatan kerja sama kembali dirampungkan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) pada gelaran Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 di ICE BSD Serpong, Tangerang, Banten.

Kerja sama terbaru yang diraih PGE adalah kesempatan melakukan studi bersama (joint study) dengan PT Schlumberger Geophysics Nusantara. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama yang dilakukan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi dengan Managing Director Indonesia PT Schlumberger Geophysic Nusantara Scott Cremin pada Kamis (13/7/2023).

Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi mengatakan, “Kerja sama ini menjadi salah satu agenda penting terhadap kehadiran PGE di EBTKE ConEx 2023. Kami berharap rangkaian kerja sama yang sudah kami lakukan ini akan semakin menguatkan posisi kami sebagai world class green energy company serta akan bermanfaat bagi pengembangan potensi panas bumi di Tanah Air.”

Julfi mengatakan bentuk kerja sama joint study ini nantinya memfokuskan pada upaya pengembangan sumur panas bumi dengan hasil akhir berupa pre-feasibility study. Namun dalam kerja sama ini, kata dia, tidak hanya terbatas pada aspek teknis, finansial, maupun risiko.

“Hal utama dari skema kerja sama ini nantinya dapat diimplementasikan juga di Area Karaha, Jawa Barat; Area Sibayak, Sumatera Utara; juga Area Lahendong, Sulawesi Utara,” papar Julfi.

Kerja sama yang dilakukan dengan Schlumberger ini merupakan kesepakatan strategis kelima yang dilakukan PGE di ajang EBTKE ConEx. Sebelumnya PGE juga melakukan kesepakatan kerja sama strategis dengan beberapa pihak lainnya guna mengembangkan bisnis serta menjadi bagian dari strategi PGE dalam mencapai target meningkatkan kapasitas terpasang yang dikelola secara langsung menjadi 1 gigawatt (GW).

“PGE antusias dengan adanya kerja sama ini. Dengan keahlian teknologi yang dimiliki Schlumberger serta portofolio PGE dalam mengelola potensi panas bumi di Indonesia, kerja sama ini dapat menghasilkan mutualisme bagi kedua belah pihak,” tutup Julfi.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan 1 Wilayah Kerja Penugasan dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877 MW. Rinciannya, sebanyak 672 MW dikelola langsung dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 80% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,7 juta ton CO2 per tahun.

Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 13 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai tahun 2022 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Peringkat & Keterlibatan ESG.

Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy Targetkan Kapasitas Terpasang Kelola Panas Bumi Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Release Terkini


2024 © Kontan.co.id A subsidiary of KG Media. All Rights Reserved